Moeldoko Ungkap Makna Jokowi Siap Pertaruhkan Reputasi Politik demi Rakyat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 16:52 WIB
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan siap mempertaruhkan reputasi politik demi kepentingan rakyat dan negara. Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan makna dari pernyataan tersebut adalah Jokowi ingin memberikan contoh kepada seluruh jajarannya.

"Memang presiden katakan saya akan mengambil sebuah risiko, 'reputasi politik pun akan saya pertaruhkan'. Maknanya itu presiden mengambil langkah-langkah yang memberikan contoh untuk bawahan," kata Moeldoko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2020).

Moeldoko lantas bicara mengenai kepemimpinan dalam dunia militer. Menurut dia, ada tiga langkah yang harus diambil panglima dan komandan saat berada dalam situasi krisis.

"Pertama, kehadiran komandan, kita lihat presiden datang ke Surabaya, Jawa Timur, yang masih merah. Beliau datang. Itu ciri-ciri panglima selalu hadir dalam situasi kritis. Kedua, mengerahkan senjata bantuan. Bansos itu bantuan. Semua bantuan sosial. Dikerahkan agar solusi krisis," kata Moeldoko.

Poin ketiga yang biasa diambil oleh panglima saat situasi krisis adalah pengerahan kekuatan cadangan. Menurut Moeldoko, hal ini biasanya dilakukan saat situasi mulai semakin tidak baik.

"Ketiga, mengerahkan kekuatan cadangan, ini biasanya saat-saat terakhir para panglima mengeluarkan hal itu, karena ketika situasi cadangan dikeluarkan, maka situasinya sebenarnya mulai sangat jelek. Jangan sampai ini dijalankan presiden," ujar dia.

Tonton video 'Jokowi: Asal untuk Rakyat dan Negara, Saya Pertaruhkan Reputasi Politik!':

Selanjutnya
Halaman
1 2