Curi Ratusan Keramik Cagar Budaya Usia 100 Tahun, Pria di Siak Ditangkap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 15:02 WIB
gedung Controller situs cagar budaya peninggalan zaman Belanda di Kabupaten Siak, Riau.
Gedung Controller situs cagar budaya peninggalan zaman Belanda di Kabupaten Siak, Riau. (Istimewa)
Pekanbaru -

Polisi menangkap Jofrizal karena merusak sekaligus mencuri keramik di gedung Controller situs cagar budaya peninggalan zaman Belanda di Kabupaten Siak, Riau. Sebanyak 334 keping keramik berusia 100 tahun dibongkar dan dicuri.

"Tersangka Jofrizal kini sudah kita tahan bersama barang bukti kepingan keramik dari ruangan dari Cagar Budaya Controller. Cagar budayakan dilarang untuk dirusak," kata Kapolsek Siak Kompol Marto Harahap kepada detikcom, Senin (29/6/2020).

Lokasi cagar budaya Controller ini berada di kawasan cagar budaya Tangsi Belanda di Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.

Kasus ini berawal dari informasi akan dilakukannya pemugaran di cagar budaya tersebut dari Dinas PU Turakim Pemkab Siak pada 8 Juni 2020. Tim pemugaran melihat lantai di bangunan peninggalan penjajah Belanda itu telah dibongkar lantainya.

"Lantai yang telah dibongkar seluas 16 meter persegi. Setelah dicek lantai ubin selain dibongkar ada yang pecah. Keramik lantai yang dibongkar ini tidak ditemukan di lokasi. Dari sana kasus ini dilaporkan," kata Marto.

Dari laporan tersebut, sambung Marto, dilakukan pemeriksaan para saksi. Dari keterangan saksi, diketahui pelakunya Jofrizal, warga kecamatan setempat. Selanjutnya pada 25 Juni 2020 dilakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Saat ditangkap tidak ada melakukan perlawanan. Pelaku dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Saat ini kita tahan untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang disita ada 334 keping keramik di gedung cagar budaya yang diamankan dari pelaku. Dijerat UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya," kata Marto.

Selanjutnya
Halaman
1 2