Pernyataan Lengkap Pemerintah soal 54.010 Kasus Positif Corona Per 28 Juni

ADVERTISEMENT

Pernyataan Lengkap Pemerintah soal 54.010 Kasus Positif Corona Per 28 Juni

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 17:12 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Dok. BNPB)

dr Achmad Yurianto

Saudara-saudara, sore ini kami akan melaporkan kembali kinerja data di bidang kesehatan yang kita himpun dari kemarin sejak pukul 12.00 sampai dengan hari ini.

Spesimen yang kita periksa hari ini adalah sebanyak 17.230, kita memaklumi bahwa pada setiap hari libur beberapa laboratorium khususnya laboratorium rumah sakit dan beberapa laboratorium di luar jangkauan kementerian kesehatan mereka tidak beroperasional. Oleh karena itu hasil yang kita dapatkan sebagian besar adalah dari laboratorium sekarang kementerian kesehatan dan beberapa laboratorium yang tetap operasional selama 7 hari dalam seminggu. Dari 17.230 ini artinya total yang sudah kita periksa sampai dengan hari ini akumulasi pemeriksaan spesimen adalah 770.600 spesimen. Hasil pemeriksaan hari ini positif meningkat sebanyak 1.198, sehingga totalnya adalah menjadi 54.010. Sebaran hasil pemeriksaan pada hari ini, Jawa Timur melaporkan 330 kasus baru dan 101 sembuh. Sulawesi Selatan kasus baru 192 dengan 69 sembuh, Jawa Tengah 188 kasus baru dan 14 sembuh, DKI Jakarta hari ini melaporkan 125 kasus baru dan 255 orang sembuh, Kalimantan Selatan melaporkan 73 kasus baru dan 80 sembuh.

20 provinsi hari ini melaporkan kasus di bawah 10 dan 9 provinsi melaporkan tanpa ada penambahan kasus sama sekali. Beberapa penambahan kasus yang cukup signifikan yaitu dari Provinsi Papua hari ini melaporkan 26 kasus baru dan 335 kasus sembuh. Data ini sebenarnya adalah data yang sudah kita collect dari kemarin namun belum terkonfirmasi secara orang per orang hanya masih berupa data agregat dan hari ini sudah bisa diselesaikan secara administratif memperinci data kesembuhan yang baru sudah menggunakan data orang per orang sebagai kelanjutan di kasus konfirmasi positif yang sudah kita registrasi kan dengan inocovidnya di sistem pemantauan epidemiologi seluruh dunia yang kita laporkan ke WHO. Kemudian Kalimantan Timur ada 9 kasus baru dengan 11 sembuh, Maluku 6 kasus baru dengan 12 sembuh, Banten 3 kasus baru dengan 17 sembuh, Riau 1 kasus baru dengan 18 sembuh, Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus 8 sembuh, Lampung tidak ada penambahan kasus 7 sembuh. Total sembuh hari ini dilaporkan sebanyak 1.027, sehingga akumulasinya untuk kasus sembuh sebanyak 22.936 orang. Meninggal 34 orang, sehingga totalnya menjadi 2.754 orang. Kabupaten kota yang terdampak adalah 448 kabupaten kota di 34 provinsi. Kami masih melakukan pemantauan terhadap ODP sebanyak 47.658 orang dan pengawasan terhadap pasien PDP sebanyak 14.712 orang.

Saudara-saudara sekalian mari kita pahami bersama bahwa penambahan kasus ini menggambarkan sekali lagi menggambarkan bahwa disiplin kepatuhan untuk melaksanakan protokol kesehatan masih belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik. Artinya masih ada orang yang sakit yang terkonfirmasi positif tetapi tidak melaksanakan isolasi diri dengan baik. Masih ada kontak tracing dari kasus konfirmasi positif yang kita rawat belum bisa diperiksa laboratoriumnya dan kemudian belum bisa melaksanakan isolasi dengan baik. Masih ada kelompok yang rentan untuk tertular karena tidak patuh untuk menjaga jarak, tidak menggunakan masker dan tidak rajin mencuci tangan.

Saudara-saudara tempat-tempat yang sangat rawan dan memungkinkan terjadinya penularan adalah tempat dimana orang akan memungkinkan untuk bertemu, berkumpul dengan waktu yang cukup lama. Misalnya di kantor, kita harus memperhatikan betul pengaturan tempat kerja sehingga physical distancing atau menjaga jarak bisa dilaksanakan, pastikan sekalipun sudah berada di kantor tetap menggunakan masker dengan benar. Kemudian di pasar ini adalah satu tempat yang paling rawan untuk terjadinya penularan. Oleh karena itu pasti gugus tugas daerah akan melanjutkan pengaturan terhadap operasional pasar agar dipastikan semua pengunjung pasar, semua penjual yang berada di pasar bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Demikian juga di rumah makan, di warung dengan mulai banyaknya aktivitas yang dilaksanakan di perkantoran, kita harus memperhatikan betul saat jam makan siang yang dilaksanakan bersama sama. Ini yang harus disadari bahwa ini lah tempat-tempat rawan yang memungkinkan terjadinya penularan.

Oleh karena itu saudara-saudara sekalian harus mencari cara, harus mencari upaya agar aman dari Covid-19 ini. Ingat apabila saudara-saudara yang aktif bekerja, kemudian terinfeksi dan anda pulang berada di tengah-tengah keluarga maka sangat mungkin kontak Anda dengan keluarga yang lain, dengan anak-anak kita dengan saudara-saudara kita, dengan orang tua kita akan sangat memungkinkan terjadi penularan. Ini lah pentingnya mengapa kita harus bersama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga agar kita tetap aman, agar kita tetap produktif, agar keluarga kita aman. Komitmen ini yang kita butuhkan, yakin kita bisa melaksanakan ini. Oleh karena itu saudara-saudara sekali lagi mati dengan bergotong royong kita hadapi bersama, kita tanggulangi bersama penyebaran COVID-19 ini, kita pasti bisa. Terima kasih, selamat sore.


(fas/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT