Modus Penyelundupan Narkoba Internasional, Bea Cukai: Janjian di Tengah Laut

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 15:03 WIB
Rilis Bareskrim Polri soal gagalkan penyelundupan sabu dari jaringan China
Rilis Bareskrim Polri soal gagalkan penyelundupan sabu dari jaringan China. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri bersama jajaran Bea-Cukai lewat Operasi Halilintar berhasil menggagalkan peredaran narkoba dari jaringan sindikat China dengan barang bukti seberat 159 kilogram sabu. Dirjen Bea-Cukai, Heru Pambudi mengatakan peredaran narkoba dengan transaksi di tengah laut menjadi hal yang semakin sering dilakukan oleh sindikat internasional.

"Ada tiga modus yang sering dilakukan. Dan yang sekarang adalah perpindahan di tengah laut, ship to ship. Jadi dia datang kemudian janjian di tengah laut. Mereka menggunakan telepon satelit untuk komunikasi. Jadi datang janjian di tengah laut terus ada yang jemput," kata Heru di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Heru mengatakan modus peredaran narkoba para sindikat terus berkembang. Dia menyebut salah satu modus yang kerap dilakukan akhir-akhir ini ialah dengan membuang paket narkoba di tengah laut.

"Jadi, ketika itu dibuang, tapi tidak langsung diambil. Nanti ditentukan titik koordinatnya. Setelah itu baru akan diambil ketika aman. Modus semakin berkembang, tapi saya rasa strategi kami juga semakin berkembang untuk mengamankan peredaran narkotika," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2