Kepala Imigrasi Kendari Siap Mundur Jika Kedatangan TKA China Langgar Aturan

Sitti Harlina - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 15:53 WIB
Kepala Imigrasi Kendari, Hajar Aswad menyatakan siap mundur jika kedatangan TKA China melanggar aturan, Rabu (24/6/2020).
Kepala Imigrasi Kendari Hajar Aswad menyatakan siap mundur jika kedatangan TKA China melanggar aturan. (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari -

Sebanyak 152 tenaga kerja asing (TKA) asal China, yang merupakan gelombang pertama dari total 500, telah tiba di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepala Imigrasi Kendari Hajar Aswad menyatakan siap mundur dari jabatannya jika kedatangan TKA China itu melanggar aturan.

Pernyataan siap mundur itu merupakan kesepakatan Aswad dengan para mahasiswa yang berunjuk rasa di kantor Imigrasi Kendari, Rabu (24/6/2020). Para mahasiswa menolak kedatangan ratusan TKA China di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

"Saat ini status pandemi COVID-19 belum dicabut oleh pemerintah. Olehnya itu, kami meminta agar visa kerja mereka jangan diterbitkan, sehingga untuk rencana kedatangan mereka ditunda sementara," kata koordinator aksi, Nisfu Saban, di lokasi.

Massa pun mendesak kepala Imigrasi untuk mundur jika menerbitkan visa kerja para TKA yang datang di Sultra dan mengijinkan masuk sebelum pandemi berakhir.

"Intinya, jika mereka (TKA) sampai diloloskan seperti dalam surat perjanjian bersama yang kita telah buat dengan meterai, maka kepala imigrasi harus bersedia mundur dari jabatannya," katanya.

Kepala Imigrasi Kendari Hajar Aswad kemudian mencoba menenangkan massa aksi. Ia pun menyetujui sebuah surat pernyataan bermeterai 6.000 yang menjadi tuntutan para mahasiswa.

"TKA dapat datang ke wilayah Sultra sesuai ketentuan yang berlaku pada saat pandemi COVID-19 telah usai. Apabila kedatangan TKA tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka saya siap mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Kepala Imigrasi Kendari," kata Aswad saat membacakan surat perjanjian di hadapan puluhan mahasiswa.

Sebelumnya, massa mahasiswa berunjuk rasa di sekitar Bandara Haluoleo Kendari untuk menolak kedatangan TKA China. Unjuk rasa yang digelar kemarin itu berujung ricuh.

Tonton juga video 'TKA China Mulai Datang ke Sultra, DPRD Pelototi Visa':

(zak/zak)