Selidiki Kabar Data COVID-19 Hasil Rapid Test Bocor, Kominfo Gandeng BSSN

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 08:32 WIB
Hacker Rusia Berhasil Membobol Jaringan Komunikasi Pemerintah Jerman
Foto: Ilustrasi (DW News)
Jakarta -

Beredar informasi di sebuah forum RaidForums bahwa data terkait virus Corona (COVID-19) hasil rapid test hingga nomor induk kependudukan (NIK) bocor dibobol oleh hacker. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memastikan database COVID-19 tetap aman.

"Database COVID-19 dan hasil interoperabilitas maupun cleansing yang ada di data center Kominfo aman," kata Johnny kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020).

Kominfo, kata Johnny, akan mendalami informasi kebocoran data COVID-19 bersama dengan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN). Johnny berharap semua data COVID-19 tetap terus aman.

"Kami akan menelusuri berita tersebut dan koordinasi dengan BSSN yang membawahi keamanan dan recleansing data COVID-19. Kominfo akan berkoordinasi untuk mengevaluasi data center kementerian/lembaga lainnya yang terkait. Semoga di data center lainnya juga aman," ujar Johnny.

Sebelumnya diberitakan, diduga terjadi kebocoran data yang melibatkan warga Indonesia. Disebutkan diduga data hasil rapid tes COVID-19 masyarakat dibajak hacker.

Selanjutnya
Halaman
1 2