Survei ASI: 68,3% Responden Puas Kinerja Jokowi, 59,5% Ma'ruf Amin

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 14:23 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Maruf Amin saat memimpin rapat kabinet terbatas tentang hilirisasi industri produk-produk unggulan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Presiden Joko Widodo menyatakan industri nasional telah mampu membuat produk-produk dengan teknologi unggulan dan meminta dapat terus dikembangkan dengan pendanaan riset yang memadai dari BUMN serta swasta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Foto: Hafidz Mubarak A/Antara Foto
Jakarta -

Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil survei kepuasan masyarakat pada kinerja Jokowi-Maruf Amin. Hasilnya, 68,3 persen masyarakat puas terhadap kinerja Jokowi dan 59,5 persen terhadap Ma'ruf Amin.

Survei dilakukan pada 9 hingga 12 Juni 2020 dengan melibatkan 1.000 responden di 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan cara telesurvei atau mewawancara responden melalui kontak telepon. Margin of error survei ini +/- 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, baik secara keseluruhan maupun personal Jokowi dan Ma'ruf.

Responden diberi dua pertanyaan: 'Bagaimana penilaian Bapak/Ibu/Saudara terhadap kinerja Presiden Jokowi?' dan 'Bagaimana penilaian Bapak/Ibu/Saudara terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin?'

Hasilnya, 68,3 persen responden merasa puas terhadap Kinerja Jokowi. Jumlah ini merupakan gabungan antara angka cukup puas dan sangat puas.

"Terkait kinerja Presiden Jokowi, sebanyak 68,3 persen publik mengatakan puas. Sementara itu, 25,0 persen--gabungan kurang puas dan sangat tidak puas--publik mengatakan tidak puas. Sisanya 6,7 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab," ujar Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif'an saat melakukan pemaparan yang disiarkan secara langsung melalui YouTube ASI, Jumat (19/6/2020).

Sedangkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Ma'ruf berada di bawah Jokowi. Totalnya 59,5 persen, gabungan dari sangat puas dan cukup puas.

Sementara itu, 34,4 persen mengatakan tidak puas. Sisanya 6,1 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab.

"Ini memang sering terjadi antara presiden dan wakil presiden. Hasil survei presiden memang selalu lebih puas," tuturnya.

(dwia/tor)