Balada Nazaruddin: Gaduh Sebelum Masuk Bui, Bebas Jadi Sensasi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 09:51 WIB
Terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games Palembang, Muhammad Nazaruddin, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa sabagai saksi untuk kasus dugaan korupsi Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Udayana pada 2009-2011, dan kasus dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Selatan pada 2010-2011.
M Nazaruddin saat menjalani pemeriksaan di KPK kala sudah berstatus sebagai terpidana (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Nama Muhammad Nazaruddin seolah lekat dengan kontroversi. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu memang tidak lepas dengan ragam sensasi.

Kisah mengenai Nazaruddin bermula dari pelariannya pada medio 2011. Ketika itu Nazaruddin terseret mega kasus korupsi yang diusut KPK yaitu perkara terkait Wisma Atlet Hambalang.

Kaburnya Nazaruddin itu terjadi beberapa jam sebelum Dewan Kehormatan Partai Demokrat mengumumkan pemecatannya. Kemudian, KPK mengatakan Nazaruddin telah berstatus tersangka.

"Dia baru saja ini kami tetapkan sebagai tersangka hari ini," kata Busyro Muqoddas yang kala itu menjabat sebagai Ketua KPK pada Kamis, 30 Juni 2011.

Pengejaran Nazaruddin pun dilakukan. Jejaknya terendus beberapa kali di luar negeri. Pada 6 Juli 2011 dia sempat dikabarkan tertangkap di Filipina tetapi informasi ini berujung nihil.

Simak video 'Remisi 4 Tahun 1 Bulan, Kini Nazaruddin Bebas':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5