Viral Pemilik Mobil-Debt Collector Ribut di Tangerang, Polisi: Sudah Damai

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 16:32 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto Ilustrasi (Thinkstock)
Tangerang -

Video viral menunjukkan keributan terjadi antara pemilik mobil dengan sejumlah debt collector terkait tunggakan kredit di Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang. Pihak kepolisian memastikan persoalan itu sudah selesai secara musyawarah.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kanit Polsek Kelapa Dua, Ipda Sumiran. Dia menyebut saat itu pihaknya mendengar adanya perselisihan terkait penarikan mobil lantaran kredit yang macet selama 3 bulan.

"Jadi kita terima laporan adanya ribut-ribut di jalanan, kita terus bawa ke kantor, sampai di kantor perselisihan ternyata masalah tarik mobil," kata Sumiran saat dihubungi, Kamis (18/6/2020).

Sumiran menyebut keributan itu terjadi pada Selasa (16/6) sore. Awalnya rumah pemilik mobil dihampiri dua orang dari kantor leasing untuk membawa mobil yang mengalami tunggakan.

"(Ditarik) baik-baik dari rumah si debitur, dibawa ke kantor leasing di Kelapa Dua juga. Nah udah di situ yang dibicarakan itu, anak si ibu punya kunci serep, dengan kunci serep mobil dibawa pergi lagi diem-diem, di situ mulai ada perselisihan," ucapnya.

Sumiran menyebut keributan dipicu lantaran saat sedang musyawarah, anak dari pemilik mobil membawa pergi mobilnya. Padahal menurut Sumiran, awalnya semua dalam kondisi damai.


"Dibawa pergi lagi sama anaknya diam-diam nggak ngomong orang leasing, kan orang leasing udah megang karena tarik tunggakan harus dibicarakan masalah pembayaran, anaknya diem-diem bawa pergi mobil itu, di sana mulai ada perselisihan," ujarnya.

Sumiran menyebut akhirnya kedua belah pihak dibawa ke Polsek Kelapa Dua. Di situ keduanya memutuskan berdamai dan mobil yang bersangkutan dibawa oleh pihak leasing.

"Mobil diserahkan ke leasing, anaknya akan membayar tunggakan, diserahkan ke leasing sebelum mobil dilunasi dan mereka buat BAP juga semuanya, clear selesai nggak saling laporan," ungkapnya.

Dalam video viral di media sosial tersebut terlihat pemilik mobil berselisih dengan sejumlah debt collector. Kedua belah pihak sempat ngotot saling berteriak terkait permasalahan kredit mobil. Pihak debt collector terlihat sempat memukul-mukul mobil, menendang mobil, hingga merangkul salah satu pengendara mobil.

(maa/mea)