Polisi Bongkar Investasi Bodong Senilai Rp 131 M di Tana Toraja Sulsel

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 15:38 WIB
Barang bukti investasi bodong yang disita polisi (dok. Istimewa).
Foto: Barang bukti investasi bodong yang disita polisi (dok. Istimewa).
Tana Toraja -

Polisi membongkar kasus investasi bodong senilai Rp 131 miliar di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi menetapkan 4 tersangka dalam penipuan ini.

Investasi ilegal ini dilakukan oleh PT Axelle Jaya Management terhadap para nasabahnya yang mencapai ribuan orang.

"Menetapkan 4 orang tersangka yang merupakan petinggi PT Axelle Jaya Management," kata Kapolres Tana Toraja AKBP Liliek Tribhawono Iryanto dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

Penipuan berkedok investasi jasa keuangan ini terungkap usai beberapa nasabah melaporkan adanya kejanggalan setelah menggelontorkan sejumlah dana mereka. Dia mengatakan, pihak manajemen berhasil mengumpulkan dana dari masyarakat dengan total Rp. 131.098.262.661, sekitar Rp. 131 miliar.

"Total nasabah dari PT. Axelle Jaya 3038 nasabah dengan investasi tunai, dan 1553 nasabah yang mengambil investasi kendaraan, total nasabah secara keseluruhan sekitar 4000-an nasabah," terangnya.

Pada praktiknya, pihak perusahaan menjanjikan keuntungan ke setiap nasabah mulai dari 5% sampai 10% dari jumlah uang yang diinvestasikan.

"Jadi ada sekitar 4000 nasabah yang menjadi korban dari praktik investasi ilegal yang dilakukan oleh PT. Axelle," jelas Liliek .

Atas kejadian ini, polisi menetapkan 4 orang tersangka yaitu AR (Selaku Owner dan Komisaris PT AXELLE), WSP (Direktur Utama), OHP (Direktur Pengembangan/ Vice President, dan YT alias T (Direktur Pemasaran)

"Mereka tidak memiliki legal standing atau landasan beroperasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga pada kasus ini penyidik menjerat para tersangka dengan menggunakan Undang Undang Perbankan, ancaman hukuman 15 tahun penjara," sebut dia.

(nvl/nvl)