Siaga Karhutla, Polda Sumsel Terjunkan 1.500 Personel di 10 Daerah Rawan

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 17:21 WIB
Kapolda Sumsel saat apel siaga karhutla
Foto: Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan 1.500 personel guna antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terdapat 10 daerah rawan karhutla di Sumsel.

"Untuk mencegah terjadinya karhutla kami telah siapkan sekitar 385 personel dibantu dari polres jajaran. Kalau dibantu personel polres sekitar 1.500," kata Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra saat apel Siaga Karhutla 2020 di Mapolda Sumsel, Jumat (12/6/2020).

Dikatakan Eko, ribuan personel tersebar di 10 daerah prioritas rawan karhutla. Selain mengantisipasi karhutla, personel jajaran pun harus melakukan edukasi masyarakat.


"Kita mau personel memberikan edukasi ke masyarakat. Jangan membakar lahan atau kegiatan yang bisa memicu terjadi karhutla di daerah rawan," kata Eko.

Khusus untuk 10 daerah rawan yang telah dirilis Siaga Karhutla pada 20 Mei lalu, Eko meminta tim di lapangan lebih maksimal. Begitu juga dengan OKU Timur yang baru tahun ini masuk daerah rawan.

"OKU Timur tahun ini masuk, ini tentunya juga jadi perhatian sama dengan daerah-daerah lain ya. Polres-polres di 10 daerah rawan harus siaga, jaga betul-betul sejak dini," kata Eko.


Berdasarkan catatan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel, ada 1.793 hektare lahan terbakar selama 2019. Dari jumlah itu, 46 orang jadi tersangka dan sisanya satu perusahaan korporasi.

"Semua kasus yang ditangani pada tahun 2019 sudah P21. Termasuk korporasi pun sudah," tegas Eko.

Selain melakukan apel gelar pasukan, Eko turut meninjau peralatan yang digunakan untuk mencegah karhutla didampingi oleh Wakapolda, Brigjen Rudi Setiawan. Melihat fasilitas itu, ia optimis anggota di lapangan dapat bekerja maksimal.

(ras/rfs)