Round-Up

Akhir Cerita Tapal Batas Sumut-Aceh Setelah 32 Tahun Sengketa

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 08:57 WIB
Tapal Batas RI-PNG di Skouw, Jayapura. (Danu Damarjati/detikcom)
Ilustrasi tapal batas (Danu Damarjati/detikcom)
Banda Aceh -

Sembilan batas wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) akhirnya punya kejelasan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengakhiri sengketa batas wilayah di dua provinsi setelah 32 tahun bersengketa.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh berharap tak ada lagi persoalan perbatasan dengan provinsi tetangganya tersebut.

"Alhamdulillah setelah 32 tahun tidak tuntas sekarang ini sudah terselesaikan. Mudah-mudahan ini menjadi solusi dan semoga tidak lagi menjadi perdebatan lagi antara beberapa batas wilayah di provinsi kita dengan Sumatera Utara," kata Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Syakir dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Syakir mengaku mendapat informasi tuntasnya sengketa batas wilayah Aceh-Sumut ini dari pejabat Direktorat Toponimi & Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Persoalan tapal batas di dua provinsi ini terjadi sejak 1988.

Batas wilayah yang menjadi sengketa terletak di Kabupaten Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, serta Kota Subulussalam. Pemprov Aceh sangat senang atas tuntasnya persoalan perbatasan tersebut.

"Tuntasnya permasalahan tapal batas di beberapa lokasi tersebut merupakan keberhasilan luar biasa dan langkah baru percepatan penegasan batas Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2