Ki Gendeng Pamungkas Meninggal, Bagaimana Nasib Gugatan Capres Independen?

Andi Saputra - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 18:59 WIB
Kegiatan di Mahkamah Konstitusi (MK) nampak berjalan normal seperti biasa. Rencananya, BPN Prabowo-Sandiaga akan menyampaikan gugatan Pemilu hari ini.
Mahkamah Konstitusi (MK) (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Paranormal Ki Gendeng Pamungkas meninggal dunia karena sakit komplikasi pada Sabtu (6/6/2020) kemarin. Di sisi lain, Ki Gendeng lagi punya obsesi mencalonkan diri menjadi Presiden RI lewat jalur independen. Ki Gendeng pun menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bagaimana kelanjutan gugatannya di MK?

"Sidang pendahuluan tetap jalan," kata juru bicara MK, Fajar Laksono, saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/6).

Ki Gendeng menggugat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yaitu Pasal 1 angka 28, Pasal 221, Pasal 22, Pasal 225 ayat 1, Pasal 226 ayat 1, Pasal 230 ayat 2, Pasal 231 ayat 1, Pasal 231 ayat 2, Pasal 231 ayat 3, Pasal 234, Pasal 236 ayat 1, Pasal 237 ayat 3, Pasal 238 ayat 1, Pasal 238 ayat 2, Pasal 269 ayat 1, Pasal 269 ayat 3, dan Pasal 427 ayat 4.

"Didengar dulu dari fakta yang ada soal meninggalnya prinsipal dari kuasanya. Baru MK bisa tentukan langkah selanjutnya," ujar Fajar.

Dalam permohonannya, Ki Gendeng merasakan perlu juga diberi hak mencalonkan diri sebagai capres. Apalagi capres yang diusulkan parpol/gabungan parpol akan tersandera partai pengusung sehingga akan menyulitkannya dalam mengamalkan Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila.

"Niat maju menjadi calon presiden dan/atau wakil presiden setelah dibukanya ruang tersebut, setelah menghitung angka kelahiran kebangkitan sejarah Indonesia tahun 1928, 1945, 1966, 1998, dan sekarang 2020," ucap Ki Gendeng.

Pihak Rumah Sakit Jelaskan Kondisi Terakhir Ki Gendeng Pamungkas: