Suardiasa Gugur di Kendal, Pangdam Udayana: Dia Pencetak Penerbang Heli

Angga Riza - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 17:28 WIB
Prajurit TNI memegang foto mendiang Kapten Cpn I Kadek Udi Suardiasa. (Angga Riza/detikcom)
Foto mendiang Kapten Cpn I Kadek Udi Suardiasa. (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Di mata Pangdam IX Udayana Mayjen Benny Susianto, mendiang Kapten Cpn I Kadek Udi Suardiasa merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki oleh TNI AD. Namun semua harus merelakan kepergian Suardiasa untuk selama-lamanya karena dia gugur usai kecelakaan helikopter di Kendal, Jawa Tengah.

"Saya tau almarhum ini adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki oleh Angkatan Darat karena kemampuannya dia pada level pangkat seorang Kapten dia sudah menjadi penerbang pelatih yang sangat sedikit dimiliki oleh TNI Angkatan Darat," kata Mayjen Benny Susianto kepada wartawan, Minggu (7/6/2020).

Menurut Benny, almarhum sangat berjasa untuk mencetak penerbang-penerbang di Angkatan Darat (AD) khususnya penerbang helikopter. Jam terbang yang dimiliki oleh almarhum sudah ribuan sehingga almarhum pantas ditunjuk sebagai pelatih penerbang.

"Dan jasanya almarhum ini dia mampu melaksanakan tugasnya untuk mencetak penerbang-penerbang Angkatan Darat khususnya penerbang helikopter, dan jam terbang yang dimiliki almarhum sudah ribuan jam terbang, makanya kemampuannya sudah pantas untuk ditunjuk sebagai penerbang pelatih," ujar Benny.

Di mata Benny, mendiang Suardiasa merupakan kebanggaan bagi masyarakat Bali khususnya bagi keluarganya. Almarhum memberikan dedikasi terbaik sebagai pelatih penerbang meskipun mempunyai resiko tinggi.

"Dan masyarakat Bali tentunya menjadi kebanggaan khususnya untuk keluarganya bahwa almarhum memberikan dedikasi yang terbaik seiring penerbang pelatih mempunyai resiko yang cukup besar setiap misinya dia melatih dia akan menghadapi resiko kehilangan nyawanya karena yang dilatih adalah calon penerbang sehingga resiko kegagalan dari proses latihan itu jadi bagian yang begitu besar bagi almarhum," jelas Benny.

"Makannya saya sendiri menerima almarhum ini atas nama negara dan nanti kita akan serahkan ke keluarga saat pemakaman juga insyaallah rencananya tanggal 10 akan diabenkan di Buleleng nanti. Mohon doa restunya untuk kami semua supaya teman-teman almarhum masih terus mempunyai motivasi dan kepercayaan dan mengabdikan dirinya sesuai dengan profesinya mereka," lanjut Benny.

(dnu/dnu)