Sekdes soal Ibu Ngaku Curi Sawit untuk Beli Beras: Dia Punya 2 Motor

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 12:37 WIB
Buah Sawit, biji Sawit, Ilustrasi Sawit, Kebun Sawit. Reno/detikcom.
Ilustrasi sawit (Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto)
Rokan Hulu -

Seorang ibu rumah tangga berinisial RMS (37) divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Pasirpangaraian, Rokan Hulu (Rohul), Riau, karena mencuri 3 tandan buah sawit. Ibu tersebut sempat mengaku mencuri karena tak punya beras. Perangkat desa tempatnya tinggal pun buka suara.

Dalam rekaman video yang viral, ibu dari tiga orang anak ini memohon maaf ke seluruh jajaran Pemkab Rohul atas perbuatannya yang mencuri 3 tandan buah sawit sekitar Rp 76.500. Dalam persidangan, dia mengaku mencuri untuk membeli beras.

"Saya mencuri untuk kebutuhan ekonomi saya. Cuma saya mengatakan demikian (untuk beli beras), karena saya takut, gimanalah bilangnya, supaya saya tidak ditahan karena anak saya juga masih kecil. Saya merasa menyesal sekali. Saya mohon maaf," katanya dalam rekaman itu.

Wanita ini juga mengaku bukan kali pertama mengambil buah sawit di lahan tersebut. Selama ini, dia mengambil buah sawit brondolan atau biji sawit yang matang dan terjatuh dari tandannya. Brondolan sawit ini dia ambil dengan alasan demi kebutuhan ekonomi.

"Terhadap perusahaan saya mohon maaf, kepada pihak desa saya juga mohon maaf," katanya.

Sekretaris Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Agusnimar, pun buka suara soal RSM yang mengaku tak mampu membeli beras. Dia mengatakan RMS tidak terdaftar sebagai warga desa setempat.

Sesuai dengan KTP dan KK, RMS merupakan warga Kecamatan Ujung Batu, Rohul. Dia disebut sudah tiga tahun tinggal di Desa Koto Tandun namun tidak mengurus surat pindah.

"Melalui Kadus (Kepala Dusun) dan RT, termasuk saya sendiri, sudah pernah menyarankan untuk mengurus surat pindah ke desa ini. Tapi sampai hari ini beliau tidak mau mengurus surat pindah dengan banyak alasan. Kalau beliau di persidangan mengatakan melakukan itu (mencuri tandan sawit) untuk beli beras, itu tidak benar, mungkin itu dilakukan untuk membela diri," kata Agusnimar.

Simak video 'Ibu yang Curi 3 Tandan Sawit di Rohul Minta Maaf':

Selanjutnya
Halaman
1 2