Menurut WHO, 6 Kriteria Ini Harus Dipenuhi Sebelum PSBB Disetop

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 16:17 WIB
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director General of the World Health Organization (WHO), addresses a press conference about the update on COVID-19 at the World Health Organization headquarters in Geneva, Switzerland, Monday, Feb. 24, 2020. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Jakarta -

Gubernur Jakarta Anies Baswedan berharap 4 Juni menjadi hari terakhir pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) punya kriteria khusus yang harus dipenuhi suatu negara sebelum memutuskan penghentian pembatasan sosial.

Dilansir situs resmi WHO, yang diakses detikcom pada Rabu (3/6/2020), ada enam kriteria yang harus dipenuhi suatu negara sebelum mengakhiri PSBB.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada media massa, 13 April 2020. Untuk pemakaian istilah, Tedros tidak menyebut pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, melainkan menyebut 'pembatasan sosial dan ekonomi'.

"Strategi baru merangkum hal-hal yang kami pelajari dan merencanakan langkah ke depan. Strategi baru meliputi enam kriteria untuk negara-negara yang mempertimbangkan untuk mencabut pembatasan-pembatasannya," kata Tedros.

Kriteria pertama yang perlu dipenuhi suatu negara sebelum mengakhiri pembatasan sosial adalah penularan COVID-19 harus dikendalikan.

Kedua, kapasitas sistem kesehatan harus mampu mendeteksi, melakukan pengetesan dengan baik, mengisolasi orang yang terjangkit COVID-19, merawat orang yang terjangkit COVID-19, serta melakukan pelacakan kontak (contact tracing) orang yang positif COVID-19.

Simak video 'WHO Soroti Korelasi Perokok dan Kematian Akibat COVID-19 di RI':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2