Bupati Bogor: 6 Pasien Baru Corona Klaster Pasar Cileungsi Keluarga Pedagang

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 14:13 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin
Foto: Bupati Bogor Ade Yasin. (Sachril/detikcom).
Bogor -

Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) dari klaster Pasar Cileungsi Bogor bertambah. Ada penambahan 6 orang keluarga pedagang Pasar Cileungsi yang terpapar.

"Ada ditambah 6 itu dari keluarga (pedagang Pasar Cileungsi). Jadi untungnya kita juga sudah selesai rumah isolasi ya, semuanya dibawa ke sana (Kemang, Bogor). Karena kondisi mereka (keluarga pedagang) OTG, sehat tidak sakit," kata Ade Yasin, di Pendopo Bupati Bogor Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2020).

Ke-6 orang tersebut tidak menunjukkan gejala virus Corona. Dengan penambahan tersebut, ada 16 kasus dalam klaster Pasar Cileungsi.

"Nah ini kita amati terus, kita tracing berdasarkan tracing kita. Jadi berdasarkan tracing kita, tracing Pasar Cileungsi," ujarnya.

Sebagai bentuk pencegahan agar tidak ada lagi kasus serupa di tempat lain, Ade mengatakan hanya penjual pangan yang diizinkan beroperasi di pasar. Semua pengunjung baik penjual atau pengunjung, juga diwajibkan memakai masker.

"Jadi non-pangan itu tidak ada toleransi untuk buka kemarin. Terus masker, zona pasar itu harus zona masker. Jadi yang tidak pakai masker nggak boleh masuk (pasar). Itu harus ketat saya bilang," ucap Ade.

Dia menambahkan, Pemkab Bogor juga akan melakukan test masif di Cibinong. Agar semua bisa terdeteksi, Ade berharap pemerintah pusat dapat memberi bantuan alat-alat untuk melakukan rapid atau swab test.

"Makanya kita minta bantuan pemerintah pusat agar konsentrasi ke Bogor yang jumlah penduduknya sama dengan provinsi," tandasnya.

(mae/mae)