Ketua MPR: Pancasila Selalu Hadir dan Ditemukan dalam Keseharian

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 11:11 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI mengatakan Pancasila sebagai sebuah ideologi akan bermakna ketika kehadirannya dirasakan dalam setiap denyut nadi kehidupan masyarakat. Hal tersebut harus diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata, agar tidak menjadi konsep yang hanya hidup di awang-awang maupun hanya menjadi hafalan rumusan sila-sila di luar kepala.

"Kesadaran inilah yang perlu kita bangun bersama. Yaitu kebulatan tekad untuk mendorong implementasi dan revitalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara yang sederhana dan membumi, tetapi nyata," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (3/6/2020).

Lebih lanjut, Mantan Ketua DPR RI ini saat mengisi diskusi 'Relevansi Pancasila dalam Hadapi Krisis Dulu dan Krisis Masa Depan Imbas COVID-19' yang diselenggarakan secara virtual oleh Narasi Institute, di Jakarta Senin malam yang lalu menilai, di tengah gerusan laju peradaban zaman, semua pihak patut merasa khawatir ketika nilai-nilai Pancasila mulai sering dipertanyakan serta diabaikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Padahal, sesungguhnya Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, dan pandangan hidup bangsa, sudah selayaknya senantiasa mengisi ruang publik dan benak setiap warga negara.

"Untuk membumikan Pancasila, tidak memerlukan konsep yang muluk-muluk. Karena sesungguhnya nilai-nilai Pancasila selalu hadir dan dapat kita temukan dalam keseharian. Bersikap ramah kepada sesama, itu Pancasila. Membantu tetangga yang sedang dalam kesulitan, itu Pancasila. Bermusyawarah dalam memutuskan suatu persoalan, itu Pancasila," tandas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengungkapkan, sebagai wujud pengimplementasian Pancasila dalam menghadapi pandemi COVID-19, MPR RI telah menginisiasi program MPR RI Peduli Lawan COVID-19 dengan melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Antara lain bantuan sembako, bantuan Alat Perlindungan Diri (APD), menggelar rapid test gratis, hingga menghimpun donasi untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi.

"MPR RI menyadari bahwa keberhasilan penanganan pandemi covid-19 memerlukan komitmen dan kerja bersama seluruh komponen bangsa," ungkap Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, berbagai kegiatan sosial yang melibatkan seluruh komponen bangsa apapun bentuknya diharapkan mampu menjadi stimulus yang dapat menggugah rasa solidaritas dan jiwa kegotong-royongan sesama anak bangsa. Sehingga, dapat dikapitalisasi menjadi kekuatan sosial luar biasa yang dampaknya dapat semakin dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.

"Kita juga menyadari tidak semua itikad perbuatan baik disikapi dengan baik pula. Tapi kami mengedepankan prinsip, bahwa di tengah suasana keprihatinan dan berbagai persoalan yang kita hadapi di masa pandemi, lebih baik berbagi daripada memaki, karena berbagi itu indah. Lebih baik menyalakan lilin, daripada mengutuk kegelapan. Karena keadaan tidak akan menjadi lebih baik hanya dengan berkata-kata tanpa berbuat," pungkas Bamsoet.

Turut hadir pula dalam diskusi tersebut Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana, Mantan KSAU Marsekal (Purn) Chappy Hakim dan Dosen FISIP Universitas Indonesia Chusnul Mar'iyah.

(akn/ega)