Viral Tagar #MendikbudDicariMahasiswa di Twitter, Ini Tanggapan Kemendikbud

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 21:14 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim mengaku jengkel karena dituding konflik kepentingan (conflict of interest) terkait bayar SPP menggunakan GoPay.
Mendikbud Nadiem Makarim (Lamhot Aritonang/detikcom)

Dijelaskan juga, pada 29 April 2020, BEM SI telah mengajukan surat permohonan audiensi kepada Kemendikbud melalui surat Pos Indonesia, surat elektronik, hingga mengirimkan langsung ke WhatsApp Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na'im. Namun, Kemendikbud masih belum merespons surat permohonan itu.

Lebih lanjut dijelaskan dalam surat itu, BEM SI bermaksud mengajak Mendikbud beserta jajaran di Kemendikbud membahas seputar isu terkini pendidikan mulai dari tingkat pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan tinggi. BEM SI menyoroti berbagai persoalan, dari pembebasan atau relaksasi biaya kuliah sebagai dampak pandemi COVID-19, bantuan kuota internet, logistik dan kesehatan bagi mahasiswa sebagai dampak pandemi COVID-19, dana BOS dan kesejahteraan guru honorer, hingga isu pembelajaran jarak jauh di Indonesia yang belum siap.

"Kami meminta pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memerhatikan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Indonesia berkaitan dengan pembiayaan kuliah dengan melakukan pembebasan atau relaksasi biaya kuliah untuk semester depan akibat dari dampak COVID-19," tulis BEM SI dalam keterangannya.

Dihubungi secara terpisah, Plt Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Nizam angkat bicara merespon hal itu. Nizam mengaku terbuka untuk mendengar masukan dari para mahasiswa.

"Saya sih belum pernah menerima surat dari adik-adik BEM SI. Tentu Kemdikbud dalam hal ini Ditjen Dikti dengan senang hati akan mendengar masukan adik-adik sekalian," ujar Nizam.

Menurut Nizam, situasi pandemi Corona (COVID-19) menjadi kendala pertemuan. Tentu, pertemuan tidak akan dilakukan secara langsung.

"Sebetulnya sudah lama ingin bisa silaturahmi dengan adik-adik BEM, hanya kemudian kita harus WFH pandemi ini jadi belum jadi ketemu. Kalau adik-adik mahasiswa akan silaturahmi tentu dengan senang hati akan saya temui via daring tentunya," tutur Nizam.

Halaman

(aik/aik)