Viral Motor Nyelonong Masuk Tol Jakarta-Tangerang, Ini Kata Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 13:12 WIB
Pemotor Masuk Tol Jakarta-Tangerang
Pemotor Masuk Tol Jakarta-Tangerang (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Video viral menunjukkan seorang pria pengendara motor nyelonong masuk ke ruas Tol Jakarta arah Tangerang. Pemotor tersebut tidak mengenakan helm dan memakai sarung.

Terkait hal itu, Kasubdit Pengawalan dan PJR Korlantas, Kombes Romin Thayeb belum bisa memastikan kapan peristiwa itu terjadi. Namun, ia menyebutkan insiden motor masuk tol Jakarta arah Tangerang tersebut memang kerap terjadi.

"Memang biasanya memang seperti itu, karena orang dari Tomang itu masuk dari arteri itu belok ternyata langsung masuk tol," kata Kasubdit Pengawalan dan PJR Korlantas, Kombes Romin Thayeb saat dihubungi, Selasa (2/6/2020).

Romin menjelaskan para pengendara yang masuk ke ruas tol tersebut kebanyakan karena tidak memperhatikan rambu-rambu yang ada. Para pengendara motor biasanya, sebut dia, menganggap perempatan sebelum Mal Taman Anggrek tersebut seluruhnya mengarah ke jalan arteri.

"Itu kan perempatan sebelum TA (Taman Anggrek), karena orang sangka orang belok kiri, belok kanan bisa, dia ikut belok nggak lihat rambu-rambu, konsentrasinya mungkin lagi ke jalan jadi nggak liat rambu," ucapnya.

Romin menyebut biasanya pihak kepolisian akan menghampiri pengendara motor yang sudah terlanjur masuk untuk dikeluarkan di tol Kebon Jeruk. Sebagian juga menurutnya memutuskan untuk mundur.

"Biasanya sih kalau udah gitu ada yang berhenti, ada yang mundur, ada yang kebablasan itu, yang (kebablasan) dikeluarin di Kebon Jeruk," ujar Romin.

Terlihat dari video viral yang terekam oleh masyarakat, seorang pria bersarung dan berbaju putih tanpa mengenakan helm melaju cepat mengendarai motor warna biru di bahu jalan Tol Jakarta arah Tangerang. Pengendara pria tersebut sempat diingatkan oleh perekam video.

"Pak keluar Pak, ini tol," kata seorang wanita yang merekam dari dalam mobil.

Namun pria tersebut tidak menghiraukan pemberitahuan itu dan terus melaju. Sampai akhirnya pengendara motor itu disetop oleh dua petugas kepolisian.

(maa/mea)