7.000 Calon Jemaah Haji di Sulsel Terdampak Penundaan Pemberangkatan 2020

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 11:31 WIB
Ilustrasi haji
Foto: Ilustrasi
Makassar -

Pemerintah RI telah memutuskan meniadakan pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 imbas pandemi virus Corona (COVID-19) di seluruh dunia. Akibatnya, 7.000 calon jemaah haji asal Sulawesi Selatan (Sulsel) terkena dampaknya.

"Jadi tentu ini langkah yang terbaik diambil pemerintah. Jadi tentu kita berharap jemaah memahami dan tentu semua ada hikmahnya," kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel Anwar Abubakar saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/6/2020).

Keputusan penundaan ini, kata Anwar, akan berefek pada penundaan ribuan calon jemaah haji asal Sulsel yang rencananya berangkat tahun ini. Tidak hanya itu, penundaan in juga berefek pada mundurnya daftar tunggu keberangkatan untuk setahun ke depan.

"Untuk sementara ada akan seperti itu bentuknya. Karena ini mundur, jadi berangkat tahun depan akan seperti itu bentuknya mundur," ujarnya.

Anwar meminta calon jemaah haji yang akan berangkat untuk bersabar. Sebab, semua negara mengalami hal yang sama, tidak hanya di Indonesia.

"Mudah-mudahan tahun berikutnya sudah bisa kembali normal sehingga pemberangkatan bisa kembali," harap dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Kaswad Sartono mengatakan penangguhan ibadah haji ini berlaku untuk seluruh kategori, seperti ibadah haji reguler dan haji khusus.

"Ini sebuah kebijakan yang diambil secara matang dan bijak. Dalam Undang-Undang Haji juga ada yang harus dilakukan pemerintah, yaitu pertama pelayanan, pembinaan, dan perlindungan. Pemerintah wajib memberikan perlindungan kepada jemaah," ujarnya.

"Di Sulsel ada 7.272 orang yang harusnya berangkat tahun ini," imbuh dia.

Tonton video 'Uang Muka dan Paspor Calon Jemaah Haji 2020 Akan Dikembalikan:

(tfq/nvl)