Belum Tahu Nurhadi Ditangkap, Maqdir: Saya Pengacaranya Sampai Praperadilan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 07:53 WIB
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi bersaksi untuk Eddy Sindoro di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (21/1). Saat bersaksi ia terlihat santai.
Foto: Eks Sekretaris MA Nurhadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi terkait kasus dugaan suap-gratifikasi Rp 46 miliar. Maqdir Ismail mengaku belum mengetahui soal penangkapan Nurhadi.

"Oh ya (Nurhadi ditangkap)? Kapan itu?" kata Maqdir saat dihubungi, Selasa (2/6/2020).

"Oh begitu ya? Saya sih baru dengar ini malah," tambahnya. Maqdir merespons saat diberi tahu Nurhadi ditangkap kemarin malam.

Maqdir diketahui menjadi kuasa hukum Nurhadi saat perkara praperadilan. Dia mengaku ditunjuk sebagai pengacara Nurhadi hanya sampai praperadilan saja.

Maqdir IsmailFoto: Maqdir Ismail (Ari Saputra/detikcom)

"Saya kuasanya masih sampai waktu praperadilan itu. Nah sampai sekarang kan perkara ini belum ditunjukkan kuasanya," sebut Maqdir.

Nurhadi ditetapkan sebagai buron oleh KPK pada 13 Februari 2020 lalu. Maqdir mengaku terakhir bertemu Nurhadi pada 27 Januari 2020.

"Saya (terakhir bertemu Nurhadi) Januari. 27 Januari saya bertemu terakhir," terangnya.

Maqdir enggan menanggapi lebih jauh mengenai penangkapan Nurhadi. Dia berharap kasus yang menjerat Nurhdi bisa segera tuntas.

4 Bulan Buron, Nurhadi Akhirnya Ditangkap KPK:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2