Wagub Ingatkan Syarat Keluar-Masuk Bali Meski Kasus Corona Diklaim Rendah

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 17:31 WIB
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardna Sukawati (Cok Ace)
Wakil Gubernur Bali Tjokarda Oka Artha Ardana Sukawati (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur Bali Tjokarda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan perkembangan penanganan kasus virus Corona di Bali. Meskipun diklaim angka kasus di Bali cukup rendah, tetap imbauan bagi masyarakat yang ingin keluar-masuk Provinsi Bali diingatkan oleh Tjokarda.

"Perkembangan COVID-19 di Provinsi Bali, saat ini jumlah kasus positif di Bali per tanggal 30 Mei adalah 455 orang dengan tingkat kesembuhan 72,08 persen atau 328 orang dan meninggal dunia sebanyak 4 orang atau 0,88 persen," Tjokarda melalui siaran langsung dari kanal YouTube BNPB, Minggu (31/5/2020).

Tjokarda menyatakan angka tersebut terbilang rendah bila dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Namun, kata dia, perlu diperhatikan bahwa angka positif COVID-19 masih terus bertambah setiap harinya di Bali.

"Pertama, bagi orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta atas dasar kepentingan pelayanan percepatan penanganan COVID-19, pelayanan pertahanan keamanan dan ketertiban umum, pelayanan kesehatan, pelayanan kebutuhan dasar, pelayanan pendukung layanan dasar, atau pelayanan fungsi ekonomi penting," kata Tjokarda.

Tjokarda menyebut kategori kedua dikhususkan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan darurat. Sedangkan kategori ketiga, disebut Tjokarda, diperbolehkan hanya jika ada salah satu dari keluarga sedang sakit atau meninggal dunia.

"Bagi perjalanan orang karena anggota keluarga intinya yaitu orang tua, suami atau istrinya, anak, saudara kandung sedang sakit keras atau meninggal dunia," ujarnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2