Cerita PMI Telantar di Bandara Abu Dhabi, Sampai Dimarahi Polisi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 13:05 WIB
Kepala BP2MI melakukan video call dengan PMI terlantar di Bandara Abu Dhabi.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani melakukan video call dengan PMI yang telantar di Bandara Abu Dhabi. (Screenshot video)

Dia dan teman-teman lainnya akhirnya memutuskan untuk menunggu hingga jadwal keberangkatan tiba. Namun, satu jam sebelum terbang, yang seharusnya sudah melakukan boarding, tapi tak kunjung mendapat kejelasan terkait jadwal penerbangannya.

"Tapi karena rasa ingin tahunya lebih, satu jam sebelum terbang itu harusnya on boarding ya kita udah nelepon lagi ke CS, dan mereka bilang tiba-tiba cancel, mereka nggak ngasih tahu kita, nggak punya inisiatif nelepon nggak ngasih tahu," katanya.

Dia menyebut dengan kondisi saat ini masih pandemi Corona para rombongan merasa ketakutan karena mereka telantar di Bandara. Sama seperti di Indonesia, Abu Dhabi yang sedang menerapkan social distancing melarang aktivitas berkumpul-kumpul dalam jumlah banyak.

"Kata temen-temen kan tadinya kita ngumpul di arrival, kita sampe dimarahin polisi katanya 'nggak boleh ngumpul-ngumpul kan memang social distancing, sampe kalau emang nggak bisa dibilangin mau dimasukin penjara gitu ada yang bilang seperti itu. Makannya kita takut juga di sini, situasi kayak gini," pungkasnya.

Mendengar cerita itu, Benny akan menindaklanjuti laporan kejadian tersebut dan siap memfasilitasi para PMI dengan mencarikan tempat penampungan sementara. detikcom sudah menghubungi pihak maskapai Garuda Indonesia terkait berita ini, namun Garuda belum memberikan respons.

Halaman

(fas/gbr)