Kemlu Pantau Ratusan WNI di Minneapolis Usai Rusuh Kasus George Floyd

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 11:21 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Foto: Jubir Kemlu Teuku Faizasyah. (Andhika-detikcom)
Jakarta -

Kerusuhan terjadi di Minneapolis, Amerika Serikat (AS), buntut kasus tewasnya pria kulit hitam, George Floyd. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menginformasikan lebih dari 200 warga negara Indonesia (WNI) menetap di Minneapolis dan St Paul.

"Sesuai data di KJRI Chicago, data WNI di seluruh negara bagian Minnesota sebanyak 948 orang dan 254 di antaranya mahasiswa. Khusus untuk di Kota Minneapolis sampai dengan St Paul (twin cities-karena kotanya bersebelahan), jumlah WNI kita sebanyak 270 orang," kata Jubir Kemlu, Teuku Faizasyah kepada detikcom, Minggu (31/5/2020).

Faizasyah mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan KBRI dan KJRI setempat. Menlu Retno LP Marsudi, sebut dia, meminta pihak KBRI dan KJRI memastikan keselamatan para WNI di sana.

"Pemerintah Indonesia melalui perwakilan Indonesia di AS mengikuti dari dekat perkembangan di AS menyusul insiden yang terjadi di Minnesota. Hal ini utamanya dikaitkan dengan upaya perlindungan WNI," tutur Faizasyah.

"Menlu RI telah menginstruksikan kepala perwakilan RI di AS, baik KBRI dan KJRI untuk terus memastikan keamanan dan keselamatan WNI kita di AS. Untuk itu, perwakilan Indonesia di AS telah mengeluarkan peringatan dan imbauan kepada WNI di sana dan juga menghubungi simpul-simpul masyarakat dari waktu ke waktu," imbuhnya.

Tonton juga 'Demo Kematian George Floyd Merebak Hampir di Seluruh AS':

[Gambas:Video 20detik]

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2