Kemlu Pantau Ratusan WNI di Minneapolis Usai Rusuh Kasus George Floyd

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 11:21 WIB
Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah.
Foto: Jubir Kemlu Teuku Faizasyah. (Andhika-detikcom)

Faizasyah memastikan pemantauan para WNI akan terus dilakukan. Kemlu, sebut dia, juga meminta para WNI mematuhi protokol keamanan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

"Intinya perwakilan RI juga mengingatkan terus agar WNI mengindahkan ketentuan dari otoritas setempat, seperti tidak keluar tempat tinggal saat penerapan jam malam," sebut Faizasyah. Dia menjawab pertanyaan, apakah WNI di Minneapolis harus dievakuasi.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Minneapolis akibat tewasnya pria kulit hitam, George Floyd. Jaksa Agung AS, Bill Barr mengatakan bahwa ekstremis sayap kiri dan anarkis berada di belakang kerusuhan tersebut.

Dilansir AFP, Minggu (31/5), Bar mengatakan kelompok supremasi kulit putih yang terorganisir dan geng-geng narkoba diduga memiliki peran penting dalam kerusuhan tersebut. Bar juga menggemakan klaim Presiden Donald Trump bahwa kaum kiri bertanggung jawab atas peristiwa itu.

"Sayangnya, dengan kerusuhan yang terjadi di banyak kota kami, di seluruh negeri, suara-suara protes damai telah dibajak oleh unsur-unsur radikal yang kejam," kata Barr dalam sebuah pernyataan singkat di televisi.

Halaman

(zak/gbr)