Lagi, 2 Pelaku Penyerangan Freeport yang Tewaskan WN Selandia Baru Ditangkap

Saiman - detikNews
Sabtu, 30 Mei 2020 17:24 WIB
Rentetan tembakan terjadi di kawasan pusat administrasi PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana Timika Papua. Dua orang WNA terluka.
Foto: Suasana area pusat administrasi PT Freeport Indonesia pasca-penembakan oleh KKB. (dok. Istimewa).

Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap identitas pelaku penembakan di area PT Freeport Indonesia yang menewaskan WN Selandia Baru, Graeme Thomas Wall (57). Pelakunya adalah Komandan Batalion Kodap 8 Intan Jaya bernama Tandi Kogoya yang tewas saat penyergapan di Iwaka pada 9 April 2020.

Dia mengatakan pelaku teridentifikasi melakukan tindak kejahatan penembakan di beberapa lokasi di Papua. Di bawah pimpinan Sabinus Waker, Tandi Kogoya juga sangat aktif menyerang aparat.

Pada 15 April 2018, Tandi Kogoya pernah ditangkap anggota Polda Papua. Dia divonis penjara 1,5 tahun. Setelah bebas, dia kembali bergabung dengan KKB dan melakukan penembakan di Tembagapura.

Sebelum terjadi penembakan di kawasan Freeport pada Senin (30/3), sekitar pukul 14.00 WIT. Diketahui, akibat penembakan tersebut, seorang pekerja asal Selandia Baru, Grame Thomas Wall, tewas tertembak.

Tandi Kogoya turun dari Tembagapura dan bergabung dengan kelompok Joni Botak cs. Mereka lalu turun ke kawasan pusat Administrasi PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana dan menembaki karyawan di sana.

Selain itu ada dua karyawan PTFI lainnya yang terluka terkena tembakan. Kedua korban WNI itu kini menjalani perawatan medis di RS AEA Tembagapura. Para korban tertembak setelah mengikuti rapat di lantai dua perkantoran PTFI Kuala Kencana bersama jajaran pimpinan di kawasan dataran rendah untuk membahas penanganan wabah COVID-19.


(elz/elz)