Round-Up

Siapa di Balik Bendera Merah Putih Berlogo Palu Arit di Unhas?

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 22:01 WIB
Bendera merah putih berlogo palu arit diamankan di kampus Unhas (dok. Istimewa)
Bendera Merah-Putih berlogo palu-arit diamankan di kampus Unhas (Foto: dok. Istimewa)

"Kami menunggu selama sejak masuk laporan dan beredar di media massa kami tidak pernah dapat perkembangan. Tapi bisa dikonfirmasi dengan pihak berwajib, penyelidikan sudah dilanjutkan," kata Wakil Rektor Unhas Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Arsunan Arsin di Makassar, Rabu (27/5).

Arsunan menyebut penemuan bendera Merah-Putih berlogo palu-arit ini terjadi pada April lalu. Setelah penemuan oleh pihak keamanan kampus, keesokan harinya dia meminta bendera itu diserahkan ke pihak berwajib.

Lebih lanjut Arsunan mengungkapkan, bendera berlogo palu-arit itu ditemukan di dalam kampus saat mahasiswa dan tenaga pengajar berada di rumah karena aktivitas perkuliahan dipindahkan dari rumah masing-masing atau work from home. Dia menduga ada oknum dari luar kampus yang sengaja memasang bendera tersebut.

"Jadi itulah ada peluang masuk ke situ untuk memasang itu di kain itu. Saya tidak melihat ada kesengajaan atau tidak. Karena itu, perlu penyidikan dan penyelidikan. Tapi yang pasti, faktanya ada dan itu sedang ditangani yang berwajib," terangnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan atas penemuan bendera Merah-Putih berlogo palu-arit di lingkungan kampus Unhas.

"Sudah ada di sini (bendera), di penyidik. Sudah saya bikinkan laporan polisi, tinggal dibidik pelakunya, karena di tempat kosong waktu diambil itu bendera dan tidak layak digambari karena lambang negara itu," kata Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Aris.

Aris mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari pihak keamanan kampus saat melakukan patroli. Bendera itu didapat di sebuah bangunan di sebuah fakultas yang ada di dalam kampus tersebut.

"Ternyata ada betul terpasang bendera itu. Kebetulan anggota satpam patroli temukan barang itu diambil dibawa ke kantor satpam. Saat itu dilaporkan ke polres dan di sampaikan ke kami, langsung ambil barang," ungkapnya.


(jbr/aud)