Kasus Corona di DKI Tembus 7.000, 19% Berasal dari Luar Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 15:58 WIB
Petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan Pasar baru, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Kegiatan tersebut guna memberantas nyamuk Aedes aegypti sekaligus mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Gambar ilustrasi (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Angka virus Corona di Jakarta kini menembus 7.000 kasus. Mayoritas kasus berasal dari kawasan dalam Jakarta, tapi 19 persen kasus berasal dari luar Jakarta.

Sebagaimana tercatat di situs corona.jakarta.go.id, diakses detikcom, Jumat (29/5/2020), pukul 15.45 WIB, angka positif COVID-19 di Jakarta kini mencapai 7.053 kasus.

Dari total 7.053 kasus itu, sebanyak 5.107 (72,40 persen) adalah kasus di titik kelurahan Jakarta alias berasal dari dalam wilayah DKI sendiri. Sebanyak 1.366 kasus (19,36 persen) adalah kasus yang tercatat di luar Jakarta atau berasal dari luar Jakarta. Sedangkan sisanya, yakni 580 kasus, belum diketahui lokasinya.

Bila dibandingkan dengan data 28 Mei kemarin, total kasus baru di Jakarta pada 29 Mei ini ada 124 kasus. Kasus baru ini sedikit lebih banyak ketimbang yang tercatat pada 28 Mei sebanyak 103 kasus.

Dari 124 kasus baru pada 29 Mei, ada 46 kasus di antaranya yang merupakan kasus di titik kelurahan dalam wilayah Jakarta. Sebanyak 37 kasus dari 124 kasus baru tersebut merupakan kasus positif yang tercatat di luar Jakarta. Sebanyak 41 kasus dari 124 kasus baru belum diketahui lokasinya.

Sejauh ini, dari total 7.053 kasus positif COVID-19 secara akumulatif, ada 2.007 orang (28 persen) yang dirawat di rumah sakit, 1.807 orang (26 persen) sembuh, 517 orang (7 persen) meninggal, dan 2.722 orang (39 persen) menjalani isolasi mandiri.

Simak video 'Naik 687 Kasus, Kasus Covid-19 di RI Jadi 25.216':

(dnu/tor)