Polisi: Penyekatan Pendatang di Puncak Bogor sampai PSBB Berakhir

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 16:15 WIB
Sejumlah pengendara motor melewati jalur wisata Puncak, Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020). Dampak pandemi virus Corona (COVID-19), lalu lintas di jalur wisata Puncak, Bogor lengang dari wisatawan karena sebagian besar masyarakat Jabodetabek lebih memilih tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.
Jalur Puncak Bogor (Arif Firmansyah/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih melakukan penyekatan terhadap pendatang di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Penyekatan dilakukan sampai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa Barat (Jabar) berakhir.

"Masih (Puncak disekat). Rencananya sesuai dengan arahan dari Gugus Tugas Kabupaten (Bogor), (penyekatan) sampai selesainya PSBB provinsi (Jabar)," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri, ketika dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Fadli menerangkan lalu lintas di Jalan Raya Puncak saat ini lancar. Tidak ada penumpukan kendaraan.

Dia menjelaskan pihaknya memutar balik kendaraan yang supir atau penumpangnya melintas tanpa kepentingan mendesak. Fadli pun mengatakan polisi melakukan penyekatan di Puncak Pass, untuk mencegah warga yang ingin kembali ke Jakarta.

"Ya kalau tidak ada kepentingannya, kita putar balik. Karena marwah dari PSBB itu sendiri kan untuk melindungi warga juga. Jangan sampai warga Bogor yang sekarang ini di Cisarua, Ciawi, yang sudah lumayan membaik kondisinya, jangan sampai ada, ibaratnya karena meledaknya pergeseran warga Jakarta ke Puncak, malah nanti grafiknya meningkat lagi," tegas dia.

Dia mengatakan hal ini dilakukan karena pemerintah sedang memberlakukan kebijakan penyekatan arus balik.

"Larangan balik. Jadi jangan sampai warga masyarakat itu yang tidak ada SIKM-nya, akan kita putar balik. Karena itu tadi, kita mengimbangi arahan kebijakan pemerintah pusat kan," tandas dia.

(aud/aud)