Apakah New Normal adalah Kenormalan Baru? Ini Kata Pakar Bahasa

Lusiana Mustinda - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 12:22 WIB
a asian woman doing a exercise in a park of Jakarta City, Indonesia, during quarantine cause corona pandemic
New normal atau kenormalan baru. Foto: Getty Images/rudi_suardi
Jakarta -

Seperti yang disebutkan sebelumnya, definisi new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia juga telah menggaungkan rencana untuk menjalankan skenario new normal dengan mempertimbangkan kesiapan regional dan studi epidemiologis.

Langkah ini diambil untuk memulihkan perekonomian Indonesia. Lalu apakah new normal berarti kenormalan baru?

"Badan bahasa sudah memberikan istilah Indonesianya yaitu Kenormalan Baru. Kata Normal sebetulnya dalam bahasa Inggris sudah dijadikan nomina makanya jadi New Normal. Badan bahasa kemudian membuat padanannya menjadi Kenormalan. Karena kalau normal itu adjektiva kata sifat, jadi Kenormalan Baru," jelas Prof. Dr. Rahayu Surtiati Hidayat, ahli bahasa dari Universitas Indonesia kepada detikcom (28/05/2020).

Menurut Rahayu, kata-kata yang dipilih ini sebenarnya sudah benar. "Karena normal itu artinya bisa bermacam-macam, bergantung pada masyarakatnya, wilayah mereka tinggal. Semua ketika kehidupannya itu rutin seperti sehari-hari menganggap hidupnya itu normal. Tapi sekarang ini karena ada gangguan virus corona, segala sesuatunya berubah jadi semua menganggap seperti hidupnya tidak normal," ujar Guru Besar Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.


Ia juga menambahkan, "Makanya sekarang virus ini akan bertahan terus meskipun bisa dihindari penyakitnya. Kalau kita mau hidup dengan disiplin maka kita mau menerima bahwa kita tidak bisa lagi hidup seperti dulu. Ada yang harus diubah cara hidupnya, misalnya rajin cuci tangan, rutin olahraga, terus yang lebih parah lagi kita tidak boleh ketemu dekat-dekat orang, hingga kumpul- kumpul. Jadi itu semua baru, sehingga ini disebut Kenormalan Baru."

Pemerintah juga sudah menyiapkan 'aturan' untuk menjalani new normal atau kenormalan baru. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyiapkan protokol kesehatan terkait kehidupan new normal lewat Surat Edaran nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang pencegahan penularan virus Corona di tempat kerja sektor usaha dan perdagangan dalam mendukung keberlangsungan usaha.



Simak juga video 'New Normal Disiapkan, Keselamatan Masyarakat Tetap Prioritas':

(lus/erd)