KPAI Ingatkan Wacana Sekolah Buka Berpotensi Munculkan Klaster Baru Corona

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 17:41 WIB
Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listiarti, Solo, Rabu (27/2/2019).
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Sementara itu, wacana pemerintah akan membuka kembali sekolah juga ditanggapi beragam oleh masyarakat melalui media sosial. KPAI berencana melakukan survei kebijakan pembukaan sekolah pada masa pandemi Corona.

Survei akan menyasar responden anak, orang tua, dan guru untuk mengetahui persepsi masing-masing pihak tentang kapan waktu yang tepat membuka kembali sekolah dan faktor apa yang menjadi pertimbangan paling utama. Survei tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada akhir Mei hingga awal Juni 2020.

Sebagai uji coba pertanyaan survei tentang apakah netizen setuju atau tidak dengan rencana pemerintah membuka sekolah pada 13 Juli 2020, bertepatan dengan tahun ajaran baru, KPAI mengunggah pertanyaan tersebut ke aplikasi Facebook. Ternyata, setelah 6 jam diunggah, posting-an tersebut mendapatkan komentar dari 87 netizen.

Para responden yang berkomentar dalam uji coba ini terdiri atas guru, orang tua, bahkan tenaga kesehatan. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, di antaranya Batam, Bengkulu, Jambi, Kota Padang, Solok, Bukit Tinggi, Kota Medan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Magetan, Kota Surabaya, Kota Makassar, Bolmok Utara, dll.

Dari 87 responden dalam uji coba kuesoner survei tersebut, ternyata sebagian besar responden tidak setuju sekolah dibuka pada Juli 2020, 71 persen responden menyatakan tidak setuju sekolah dibuka pada Juli 2020 pada saat kasus positif Corona masih sangat tinggi saat ini. Alasan yang tidak setuju adalah keselamatan anak-anak dan para guru.

Tak hanya itu, mereka yang tidak setuju meragukan penerapan protokol kesehatan ketat saat berada di sekolah dan dalam perjalan pulang-pergi ke sekolah. Bahkan ada dua responden menyatakan tidak akan mengizinkan anaknya berangkat ke sekolah pada Juli 2020, meski sekolah anaknya dibuka.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3