Dukung Jokowi Turunkan R0 Corona, Pakar: Perlu Sosialisasi-Penegakan Aturan

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 15:25 WIB
Presiden Joko Widodo hari mengunjungi mal yang berada di Bekasi. Kedatangannya itu untuk meninjau kesiapan Bekasi menjalankan skema new normal.
Foto ilustrasi: Presiden Jokowi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan penyebaran virus Corona dengan cara pendisiplinan warga hingga penggencaran sosialisasi mengenai protokol kesehatan menuju normal baru (new normal). Pakar penyebaran penyakit menular mendukung cara Jokowi dalam mengendalikan Corona.

"Yang terpenting adalah menyadarkan masyarakat. Masyarakat perlu tahu dulu mengenai kegunaan protokol kesehatan, misalnya memakai masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan dengan sabun. Bila masyarakat paham, maka nantinya akan lebih mudah menjalankan kehidupan normal baru," tutur epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani, Rabu (27/5/2020).

SARS-CoV-2 menular lewat droplet atau cairan dari bersin, batuk, hingga yang keluar lewat mulut dan hidung. Potensi penularan akan lebih besar bila pergerakan masyarakat tidak dibatasi, perkumpulan orang tidak dikendalikan, warga tidak mengenakan masker, dan cuci tangan memakai sabun tidak sering dilakukan. Protokol kesehatan berupa menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun perlu terus disosialisasikan ke masyarakat. Ini tak akan mudah.

"Untuk membentuk habit itu tidak gampang. Perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi secara masif. Itu harus terus dilakukan. Bahkan banyak masyarakat dalam PSBB yang tidak paham dan akhirnya melanggar, sebab mereka tidak tahu pentingnya masker, pentingnya menjaga jarak, dan pentingnya menghindari kerumunan," kata Laura.

Sosialisasi akan lebih efektif bila dilakukan secara personal, bukan hanya lewat saluran-saluran publik. Pesan-pesan lewat WhatsApp (WA) bisa lebih efektif karena bisa menyentuh pribadi masyarakat, apalagi bila informasi-informasi di WA berkaitan langsung dengan orang-orang terdekat yang menjadi sasaran sosialisasi. Namun sosialisasi kadang juga tidak mempan. Masyarakat bisa saja membandel.

"Yang kini perlu adalah penegasan, kalau tidak bisa diingatkan maka perlu ada tindakan. Tugas aparat untuk menertibkan. Orang-orang kita ini perlu penegakan aturan, perlu ada konsekuensi seperti peringatan dan denda," kata Laura.

Tonton juga video Jokowi Minta Penanganan Corona di Jatim Diperhatikan, Ada Apa?:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2