Round-Up

Akhir Kesombongan Pelajar Geng Kelelawar Liar Banyak Lagak

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 22:02 WIB
Polisi mengamankan anggota geng kelelawar di Dompu, NTB (Faruk/detikcom)
Foto: Polisi mengamankan anggota geng kelelawar di Dompu, NTB (Faruk/detikcom)
Dompu -

Pelajar di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) nekat mengancam menembak polisi hingga berkata-kata kasar di media sosial Facebook (FB) lewat akun atas nama MUMA KLR. Akibatnya, pelajar tersebut diamankan polisi karena mengujar kebencian di media sosial.

Pelajar SMK berinisial F (17) dalam posting-annya itu mengatakan ucapan-ucapan kotor dan kasar yang ditujukan kepada polisi. F bahkan mengancam akan menembak jika akan ditangkap.

"Pada saat pelaku meng-upload statusnya tersebut, pelaku memegang senpi rakitan," ungkap Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Polisi pun langsung menelusuri asal muasal F mendapatkan senpi tersebut. Alhasil, selain mengamankan F, polisi mengamankan AR dan JU.

"Setelah dilakukan interogasi, F mengaku bahwa senpi rakitan tersebut milik temannya AR. AR ditangkap di rumahnya dan mengaku senpi tersebut milik orang tuanya, JU," ujarnya.

Pada saat pelaku ditangkap, senpi tersebut tidak berada di tangan para pelaku. Setelah dilakukan interogasi, JU mengaku senpi rakitan tersebut disimpan di bibir pantai dengan menggali lubang.

"Pengakuan JU bahwa senpi rakitan tersebut sudah disimpan atau ditanam di pasir pinggir pantai. Tim gabungan kemudian berangkat mencari dan berhasil menemukan," jelas Hujaifah.

"F dan AR ini adalah anggota salah satu geng terliar yang ada di Kecamatan Hu'u, 'KLR' geng Kelelawar Liar," tambahnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2