Serangkaian Strategi BNI Sambut Era New Normal

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 18:56 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Konsep new normal di tengah pandemi COVID-19 digaungkan oleh Pemerintah RI. Implementasi new normal menjadi salah satu opsi yang dipilih untuk menggerakkan roda perekonomian agar bisa kembali pulih.

Memasuki kondisi new normal, BNI siap memperkuat layanan digital dalam aktivitas operasional di seluruh outlet dan berbagai channel elektronik, meliputi BNI Mobile Banking, BNIDirect, BNI SMS Banking, BNI Internet Banking, ATM, EDC, BNI Sonic dan Agen46.

New normal menjadi sebuah keniscayaan bagi BNI untuk dapat terus berkontribusi dengan tetap mengedepankan kesehatan dan produktivitas. Perubahan perilaku, cara berinteraksi, berkomunikasi, dan transaksi nasabah menjadi dasar bagi BNI untuk mengimplementasikan berbagai strategi dan inovasi di berbagai fungsi dan lini unit. Sebuah layanan baru berbasis protokol didesain dan diimplementasikan secara berkesinambungan untuk menyesuaikan pola dan kondisi saat ini.

Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan pihaknya akan terus mendorong dan mengarahkan nasabah baik individu maupun institusi agar mengalihkan transaksinya dengan menggunakan platform digital BNI.

"Penguatan layanan digital ini terbukti menunjukkan kinerja terbaiknya. Pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama 2020 di jaringan layanan elektronik BNI meningkat secara keseluruhan sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2019. Kenaikan tersebut terutama disumbangkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019," kata Anggoro dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Demikian disampaikan pada kunjungannya di Kantor Cabang BNI Rawamangun di Jakarta. Pada kesempatan yang sama, segenap direksi BNI juga mengunjungi kantor-kantor cabang untuk memastikan kesiapan untuk memasuki fase new normal.

Di samping itu, Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati memastikan bahwa BNI akan segera mengubah outlet konvensional menjadi outlet digital. Layanan front end, proses bisnis dan model penjualan (sales model) akan dimaksimalkan dengan dukungan infrastruktur IT. Data warehouse dan system Customer Relationship Management (CRM) akan dioptimalkan sebagai salah satu enabler personalisasi layanan BNI untuk mempermudah dan mempercepat transaksi nasabah yang tentunya akan berkorelasi positif terhadap peningkatan bisnis perusahaan.

Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada Q1-2020 menjadi 63 juta transaksi, meningkat Q1-dibandingkan transaksi di Q1 2019 sebanyak 43 juta. Nominalnya pun meningkat dari Rp 56,1 triliun Q1-2019 menjadi Rp 103,4 triliun pada Q1-2020.

Anggoro mengungkapkan, kenaikan transaksi digital terjadi untuk segmen nasabah korporasi, yaitu BNI Direct. Pada Q1-2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44%.

"Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah beralih ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran), juga debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, kunjungan Wakil Direktur Utama BNI ke salah satu Kantor Cabang BNI ini merupakan salah satu bentuk apresiasi manajemen BNI kepada nasabah atas kepercayaan dan loyalitasnya dalam menjadikan BNI sebagai financial solution partner.

"Kepuasan nasabah adalah semangat bagi kami untuk selalu berikan yang terbaik. BNI terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, selalu hadir dalam kehidupan nasabah dengan fitur, kemudahan dan berbagai solusi financial bernilai tambah," kata Anggoro.

Kunjungan segenap direksi BNI ke kantor-kantor cabang juga dalam rangka memberikan apresiasi dan semangat bagi para garda depan BNI yang telah berjuang untuk bekerja, selalu setia melayani, memberikan solusi setiap nasabah dengan berbagai latar belakang dan kondisi. Apresiasi diberikan kepada para petugas layanan BNI karena telah memprioritaskan kesan dan pelayanan yang baik dengan tetap mengedepankan nilai-nilai profesionalisme dalam bekerja serta semangat untuk berkarya.

"Kesan baik dan kualitas pelayanan dari para petugas layanan BNI adalah kunci terciptanya sebuah kepuasan nasabah yang berujung pada kepercayaan dan loyalitas. Nasabah yang loyal adalah aset strategis bagi perusahaan yang mampu memberikan nilai tambah dalam jangka panjang," tutupnya.

(akn/ega)