Pria Mabuk di Papua Tewas Hindari Water Cannon, Warga Protes Palang Jalan

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 11:16 WIB
Warga protes kematian pria mabuk tewas usai hindari semprotan water canon dengan cara memalang Jalan Hamadi (WIlpret)
Warga memprotes kematian pria mabuk tewas usai menghindari semprotan water cannon dengan cara memalang Jalan Hamadi. (WIlpret)
Jayapura -

Justinus Silasa Dimara (35), warga Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, Kota Jayapura, tewas saat menghindari semprotan mobil water cannon dalam kondisi mabuk. Warga setempat memprotes dengan memalang Jalan Hamadi.

Aksi pemalangan jalan ini dilakukan warga sejak pukul 06.00 WIT, Selasa (26/5/2020). Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melakukan negosiasi dengan warga, termasuk keluarga korban, dan jalan yang dipalang itu berhasil dibuka tiga jam kemudian tepat pukul pukul 09.00 WIT.

"Saat ini akses jalur Hamadi Entrop melalui jalan Amphibi masih dialihkan guna proses pemakaman korban yang direncanakan siang ini," ujar AKBP Gustav R Urbinas kepada wartawan.

Gustav mengatakan pemalangan jalan yang dilakukan warga merupakan aksi kekecewaan atas kejadian itu. Namun, setelah negosiasi, akhirnya ada kesepakatan agar jalan ini kembali dibuka.

"Pemalangan hanya berjalan tiga jam setelah itu dibuka. Saat ini akses jalan kami tutup atau alihkan demi kepentingan proses pemakaman," ucapnya.

Kapolresta meyakinkan warga bahwa akses Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, akan normal kembali setelah proses pemakaman korban sudah dilakukan. "Ini akan berjalan normal, sudah tidak ada pemalangan, kalau sudah pemakaman korban," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musfhofa Kamal mengimbau warga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan situasi yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jayapura.

Kamal menambahkan, terkait kejadian tersebut, Propam Polres Kota dibantu Propam Polda Papua sedang memeriksa anggota yang bertugas saat itu. Ini dilakukan guna melihat apakah tindakan personel tersebut sesuai dengan SOP.

"Kalau anggota melaksanakan tugas tidak sesuai SOP akan diproses secara hukum sesuai dengan aturan yang berlaku di internal kepolisian dan jika sudah sesuai SOP personel tersebut akan kembali melanjutkan tugasnya," jelasnya.

"Polda Papua mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya Saudara Justinus Silas Dimara, semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta penghiburan," tambahnya.

(gbr/gbr)