Pemudik Bisa Perparah Corona di Jakarta, Epidemiolog Dukung Larangan Balik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 07:58 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Epidemiolog mendukung langkah pemerintah membatasi pemudik kembali ke Jakarta selama masa pandemi Corona (COVID-19). Akan ada potensi kasus baru jika pemudik dibiarkan kembali balik ke Jakarta.

"Ya benar arus mudik balik dapat berpotensial meningkatkan jumlah kasus ke Jakarta," ucap epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, saat dihubungi, Senin (25/5/2020).

Menurut dia, penanganan Corona di Jakarta sudah mulai membawa hasil. Sementara, sudah mulai bermunculan kasus baru di daerah karena peristiwa mudik saat pandemi Corona.

"(Kasus Jakarta) sudah cenderung melambat. Dampak mudik sudah mulai terlihat di luar Jakarta (dengan penambahan kasus)," ucap Pandu.

Sementara itu, epidemiolog dari Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, menyebut telah terjadi penyebaran virus Corona di luar Jakarta. Jadi, Jakarta perlu memproteksi diri agar tidak ada penularan dari luar Jakarta.

"Jika sebelumnya dari Jakarta yang sebagai episentrum COVID-19, kemudian masyarakat mudik ke daerah masing-masih, maka ada kemungkinan sebagai sumber penularan. Sekarang, sebaliknya Jakarta menjaga agar tidak ada kemungkinan sumber penularan dari luar, dan concern pada internal Jakarta sehingga pemudik tidak boleh kembali ke Jakarta," ucap Yamani saat dihubungi terpisah.

Selanjutnya
Halaman
1 2