Pemerintah ke Pemudik: Jangan Kembali ke Jakarta Dulu!

Fajar Pratama - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 09:43 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Jubir pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (Foto: dok. BNPB)

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa aktivitas masyarakat keluar dan masuk wilayah Jakarta pada masa pandemi dilarang dengan pengecualian. Siapa pun yang melaksanakan perjalanan keluar-masuk DKI Jakarta wajib memiliki surat izin keluar-masuk (SIKM) yang dapat diunduh melalui situs corona.jakarta.go.id.

"Prinsipnya adalah bahwa memang ada pengecualian untuk aktivitas pekerjaan yang dilakukan, baik oleh warga DKI yang harus melaksanakan pekerjaan di luar Jabodetabek, atau orang yang berada di luar Jabotabek yang harus ada pekerjaan di DKI," kata Yuri.

Di sisi lain, Kepolisian Republik Indonesia telah memberlakukan penyekatan jalur-jalur utama arus balik yang menuju ke wilayah Ibu Kota Jakarta dari berbagai daerah.

Kepala Divisi Humas Polri Argo Yuwono juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali masuk ke Jakarta. Sebagaimana diketahui, kasus positif COVID-19 di Ibu Kota paling tinggi.

"Masyarakat yang tidak memiliki keterampilan khusus dan tidak memiliki suatu keahlian diharapkan tidak kembali ke Jakarta," kata Argo, Sabtu (23/5).

Dalam pelaksanaan penyekatan-penyekatan tersebut, petugas dari unsur TNI dan Polri akan berjaga di masing-masing lokasi yang ditentukan. Kemudian mereka akan meminta kendaraan yang akan kembali ke Jakarta putar balik.

"Artinya, kita berharap semuanya patuh dan kemudian mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah," jelas Argo.

Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per Minggu (24/5) di DKI Jakarta menjadi 6.634 setelah ada penambahan 119 orang. Angka tersebut juga menjadikan Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah dengan kasus tertinggi di antara 34 provinsi lainnya di Indonesia.

Sedangkan kasus sembuh totalnya adalah 1.586, setelah ada penambahan sebanyak 22 orang. Kemudian yang dinyatakan meninggal sebanyak 501.

Tonton juga video 29 Hari Operasi Ketupat, Polri Putar Balikan 68 Ribu Pemudik:

Halaman

(fjp/eva)