Bangga Buatan Indonesia, BNI Bantu UMKM Hadapi The New Normal

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 09:56 WIB
Anggota Bhayangkari Cabang Aceh Barat memproduksi kerajinan tangan berbahan tanaman eceng gondok di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Kamis (16/4/2020). Berbagai kerajinan tangan tersebut dijual Rp 50.000 sampai Rp1,5 juta per unit tergantung model dan tingkat kesulitan dalam pembuatan. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.
Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) terus bergerak untuk mendukung pelaku UMKM dalam mengatasi lesunya penjualan di tengah masa pandemi COVID-19 dengan pemasaran berbasis digital. BNI mendorong UMKM untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha dengan cara Go Modern, Go Digital dan Go Online sebagai langkah nyata mempersiapkan diri menghadapi The New Normal pada berbagai aspek kehidupan termasuk dalam berbisnis.

Sebagai wujud nyata dalam mendukung Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia yang diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Jumat (15/5) di Istana Negara, BNI menghadirkan e-Katalog untuk membantu mempromosikan produk-produk UMKM hingga ke pelosok negeri.

"Kami ingin menciptakan kemudahan di era digital dengan menghubungkan calon pembeli dan UMKM binaan kami selama masa pandemi COVID-19 ini berlangsung. Caranya mudah, anda cukup memesan produk dari rumah melalui daftar produk UMKM di e-katalog dan pesanan akan diantar ke rumah. E-katalog dapat diakses pada tautan https://bit.ly/ukmbni," ungkap Corporate Secretary BNI Meiliana dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Melalui e-Katalog ini, BNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berbelanja secara online dari rumah saja. Dengan membeli produk dari UMKM binaan BNI ini, masyarakat secara tidak langsung telah membantu UMKM dalam meningkatkan penjualan dan ikut serta menggerakkan roda perekonomian nasional.

Dalam menyambut bulan Ramadan dan Lebaran, BNI menghadirkan E-Katalog produk kuliner, fashion dan aksesoris dari mitra UMKM Rumah Kreatif BUMN dan Debitur Kredit Usaha Rakyat BNI yang telah dikurasi dari seluruh Indonesia. Untuk dapat mengetahui produk-produk unggulan UKM BNI ini, masyarakat bisa mengakses di situs www.bni.co.id.

"Di e-Katalog Kuliner, masyarakat dapat menemukan beragam makanan khas Indonesia, seperti kue kembang goyang, dodol Betawi dan Keripik Ceker dari Rumah Kreatif BUMN Bekasi, ada juga Keripik Pare dan Abon Ikan Tuna dari Rumah Kreatif BUMN Banyuwangi. Tersedia pula aneka olahan khas produk kuliner Padang, Bengkulu, Pontianak, Katingan, Banjarbaru, Ternate, Makassar, Tabalong dan kota lainnya," jelasnya.

Sedangkan untuk e-Katalog Fashion dan Aksesoris UKM BNI, dapat dijumpai beragam produk fashion dan aksesoris asli Indonesia yang cocok untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di rumah. Mulai dari tas tangan, dompet kulit, kacamata, sepatu, kebaya, batik, busana tenun, jaket kulit, kerudung, kalung, gelang, aneka sandal cantik, hingga t-shirt dan lain-lainnya.

Hingga kini, BNI telah membina 44 RKB di Indonesia dengan ribuan UMKM yang telah mengikuti pelatihan dan pengembangan usaha di Rumah Kreatif BUMN dengan tujuan mendorong UMKM Naik Kelas. BNI juga aktif membantu pembiayaan UKM dengan program KUR dan membawa UKM-UKM Indonesia ke pameran-pameran tingkat nasional dan internasional.

"Selain ikut membantu pemasaran produk UMKM, kami juga ingin menghadirkan kebahagiaan khas kampung halaman di tengah anjuran pemerintah untuk tidak mudik dengan melakukan pemesanan produk-produk khas Indonesia dari rumah melalui e-Katalog ini," pungkasnya.

Selain itu, di tengah masa pandemi COVID-19, BNI secara aktif menyalurkan program sembako sebagai bentuk dukungan terhadap keluarga yang berdampak melalui jaringan Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia. Agen LAKUPANDAI BNI (Agen46) mayoritas adalah pelaku usaha kecil toko kelontong yang menjadi agen resmi BNI yang menggunakan teknologi mesin EDC dalam melakukan transaksi dan membantu penyaluran program Kredit Usaha Kecil sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga dan berkontribusi secara sosial di tengah-tengah masyarakat.

(prf/ega)