Alasan Ditjen Pindah Habib Bahar ke Nusakambangan: Massa Rusak Pagar LP

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 09:55 WIB
Pendukung habib bahar datangi lapas gunungsindur
Pendukung Habib Bahar bin Smith di dekat Lapas Gunung Sindur (M Solihin/detikcom)

Sebagaimana diketahui, Bahar ditahan sejak Desember 2018 lantaran melakukan penganiayaan terhadap anak-anak, yaitu Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki.

Kasus bergulir ke pengadilan. Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut 6 tahun penjara. Pada 9 Juli 2019, PN Bandung menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada Bahar.

Bahar kemudian dieksekusi ke LP Tanjung Rajeg, Cibinong. Setelah menjalani hukuman setengah dari 3 tahun, Bahar mendapatkan asimilasi. Sebab, selama 6 bulan berturut-turut di penjara, ia berkelakuan baik. Bahar juga mau menandatangani berkas asimilasi yang berjanji berbuat baik di luar lembaga pemasyarakatan (LP). Bahar bisa 'bebas' ke rumahnya pada 16 Mei 2020.

Habib Bahar bin Smith diduga melakukan penganiyaan terhadap MKUAM (17) dan ABJ (18). Kasus dugaan penganiayaan dilakukan di Pesantren Tajul Alawiyyin pada Sabtu (1/12) lalu.Habib Bahar bin Smith diduga melakukan penganiayaan terhadap MKUAM (17) dan ABJ (18). Kasus dugaan penganiayaan dilakukan di Pesantren Tajul Alawiyyin pada Sabtu (1/12) lalu. (Foto: Istimewa)

Ternyata hak asimilasi itu tidak dipatuhi Bahar. Ia melanggar aturan selama asimilasi, yaitu membuat keresahan dalam masyarakat berupa ceramah yang bernuansa provokatif. Asimilasi Bahar dicabut dan ia kembali dijemput ke penjara.

Tonton juga video 'Ratusan Pendukung Habib Bahar Geruduk Lapas Gunung Sindur':

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(asp/dnu)