Pemerintah Larang Salat Id di Lapangan, PBNU Minta Warganya Salat di Rumah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 07:46 WIB
Robikin Emhas
Foto: Robikin Emhas (Ari Saputra/detikcom)

Selain itu warga NU juga diminta untuk tidak melaksanakan takbiran keliling. Serta melakukan silaturahmi cukup dengan menggunakan media sosial.

"Turunannya, dianjurkan juga agar takbiran juga dilakukan dari rumah masing-masing. Tidak takbir keliling. Silaturrahim juga cukup melalui daring. Bisa kirim pesan singkat, voice call atau video call. Tidak perlu menggelar halal bihalal sebagaimana lazim dilakukan sebelum-sebelumnya," kata dia.

"Imbauan itu berlaku bagi daerah yang merupakan zona merah. Berapa dengan zona hijau," imbuhnya. Surat Edaran itu disampaikan kepada struktur NU mulai dari tingkat provinsi hingga desa," tutur Robikin.

Diketahui, pemerintah memutuskan agar masyarakat tidak melakukan salat Idul Fitri di masjid ataupun lapangan seperti kegiatan salat Idul Fitri sebelumnya. Larangan itu diatur dalam aturan PSBB.

"Pertama di tengah masyarakat ini sekarang timbul diskusi, apakah salat Id boleh dilakukan di masjid atau lapangan seperti yang sudah-sudah sebelum adanya COVID, maka tadi kesimpulannya bahwa kegiatan keagamaan sifatnya masif, seperti salat berjamaah, atau salat Id di lapangan termasuk kegiatan yang dilarang oleh Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang PSBB," kata Mahfud dalam konferensi persnya yang ditayangkan secara live di YouTube Setpres, Selasa (19/5).

Halaman

(lir/aik)