Jadi Tersangka, Gadis ABG Pelesetkan Doa Buka Puasa Minta Maaf

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 19:54 WIB
poster
Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Anak baru gede (ABG) berinisial IS (16), satu dari tiga tersangka kasus penistaan agama usai memelesetkan doa buka puasa, meminta maaf. IS mengaku bukan dirinya yang memviralkan video yang merekam dirinya memelesetkan doa buka puasa.

"Saya IS umur 16 tahun meminta maaf yang sebesar-besarnya atas video saya yang tanpa maksud apa pun dan tanpa sepengetahuan saya telah viral," ujar IS dalam sebuah video permintaan maaf, seperti dilihat detikcom, Selasa (19/5/2020).

Masih dalam video permintaan maafnya, IS menegaskan merasa bersalah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Sekali lagi dengan rasa bersalah besar saya meminta maaf kepada seluruh umat muslim di mana pun berada dan saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya di kemudian hari," katanya.

Sebelumnya diberitakan, IS dan dua rekannya, NU (14) dan SE (15), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus viralnya video IS memelesetkan doa buka puasa dengan mengganti sebagian isi doa dengan istilah pornografi. Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama dan UU ITE.

"Iya, 3 orang sudah tersangka," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Heru saat dihubungi wartawan.

Kini, para tersangka diperiksa intensif oleh Unit PPA Polrestabes Makassar. Polisi juga masih mendalami motif para tersangka yang memelesetkan doa buka puasa.

Selanjutnya
Halaman
1 2