Kronologi Pencabutan Asimilasi Habib Bahar hingga Dibui Lagi

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 10:26 WIB
Habib bahar smith bebas
Habib Bahar bin Smith (Foto: istimewa)
Jakarta -

Proses asimilasi Bahar bin Smith dicabut oleh Kemenkumham sehingga Bahar harus melanjutkan masa pemidanaan dari balik jeruji besi. Bahar dinyatakan melanggar syarat asimilasi yaitu memprovokasi masyarakat serta melanggar PSBB. Bagaimana kronologinya?

Berikut ini kronologi kasus Bahar hingga kembali ditahan sebagaimana dilansir Dirjen Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, Selasa (19/5/2020):

9 Juli 2019

PN Bandung menjatuhkan vonis tahun 3 tahun penjara kepada Bahar bin Smith. Hakim menyatakan terdakwa Bahar terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak-anak. Bahar kemudian dieksekusi di LP Cibinong.

15 Mei 2020

Bahar mendapatkan asimilasi karena:

- Berkelakuan baik, dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

- Aktif mengikuti pembinaan dengan baik dan,

- Telah menjalani 1/2 masa pidananya.

- Bahar telah membuat pernyataan yang dituangkan dalam beberapa surat pernyataan, bahwa tidak akan melakukan pelanggaran syarat umum maupun syarat khusus apabila diberikan asimilasi dan integrasi serta pernyataan alamat tinggal selama menjalani asimilasi. "Bahwa didasarkan prinsip tidak diskriminasi dan pemenuhan hak narapidana untuk mendapatkan asimilasi serta hal tersebut di atas, yang bersangkutan telah memenuhi syarat untuk diberikan asimilasi di rumah sebagaimana diatur dalam ketentuan Permenkumhan Nomor 10 Tahun 2020 dengan diterbitkannya SK Asimilasi oleh Kepala Lapas Cibinong nomor W11.PAS.PAS 11.PK.01.04 -1473 tanggal 15 Mei 2020," kata Reynhard.

16 Mei Sore

Bahar keluar dari Lapas Gunung Sindur dan menjalani asimilasi di rumah dengan dijemput oleh keluarga dan pengacaranya.

16 Mei Malam

Bahar berceramah di pondok pesantrennya. Isi ceramahnya, menurut pengacaranya, Azis Yanuar, antara lain menyebut pemerintah zalim, pemerintah mengorbankan rakyat kecil, dan menyerang kebijakan-kebijakan penguasa.

Bahar lalu dianggap mengumpulkan massa dan melakukan pidato yang bermuatan provokasi dan ujaran kebencian. Hal tersebut melanggar syarat asimilasi yang ditandatangani oleh Bahar.

19 Mei 2020


Pukul 01.45 WIB

Tim yang terdiri atas Tim Direktorat Kamtib Ditjen Pas, Kanwil Jawa Barat, Lapas Kelas II-A Cibinong, Bapas Bogor, dan anggota Kepolisian dari Satbrimobda Polda Jawa Barat, Resmob Polres Bogor, Sabhara Polres Bogor, bergerak menuju kediaman narapidana Bahar bin Smith alias Bahar bin Ali bin Smith.

Pukul 02.00 WIB

Tim tiba di kediaman Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith. Kalapas Kelas II-A Cibinong membacakan SK Pencabutan asimilasi dan selanjutnya Kasat Reskrim Bogor melakukan eksekusi narapidana atas nama Bahar dibawa ke Lapas Kelas II-A Gunung Sindur.

Pukul 03.15 WIB

Bahar bin Smith tiba di Lapas Kelas II-A Gunung Sindur kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk rapid test COVID-19, juga dilakukan penggeledahan badan dan barang dan ditempatkan di one man on cell (straf cell) di Blok A (Antasena) kamar 9.

Belum Lama Bebas, Habib Bahar Kembali Dibui:

(asp/tor)