Donasi Bantuan Corona di Kitabisa Capai Rp 130 M, Ada yang dari Siswa SD

Wilda Nufus - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 12:36 WIB
Diskusi soal Penggalanan dana bersama BNPB
Foto: Diskusi soal Penggalangan dana bersama BNPB. (Sreenshot YouTube BNPB).
Jakarta -

Website kitabisa.com mengumpulkan donasi dari para donatur untuk membantu warga yang terdampak pandemi virus Corona (COVID-19). Total donasi yang terkumpul senilai Rp 130 miliar.

"Kitabisa.com sendiri itu website penggalangan dana seperti kotak amal, tapi bentuknya online, di sana siapapun bisa memulai penggalangan dana. Alhamdulillah sejak mulai, sampai sekarang itu sudah ada jutaan donatur yang berpartisipasi dan total donasi terkumpul hari ini sudah lebih dari Rp 130 miliar. Nah itu memang digalang oleh ribuan penggalang," kata CEO Kitabisa.com, Alfatih Timur dalam diskusi yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB, Jumat (15/5/2020).

Alfatih menyebut para donatur terdiri dari berbagai kalangan dengan sumbangan yang bervariasi. Bahkan yang menarik, ia menyebut ada dari kalangan anak-anak kelas 6 Sekolah Dasar (SD) yang menyumbang senilai Rp 15.000.

"Yang berdonasi ini semua kalangan jadi kalau yang mungkin sudah bekerja, rata-rata Rp 100.000-Rp 200.000 ada yang sudah mapan, jutaan. Tapi yang menarik, inikan sekarang di kitabisa.com ada e-money, tidak harus cash ternyata banyak teman-teman yang pakai saldo, yang menarik ada yang mengharukan ada anak kelas 6 SD nyumbang di kitabisa Rp 15.000," tuturnya.

Alfatih berharap di situasi pandemi ini, masyarakat tetap saling gotong royong membantu sesama. Pihaknya juga akan menyediakan fitur zakat fitrah untuk membantu masyarakat yang ingin menyalurkan zakat tanpa harus keluar rumah.

"Tugas kita untuk berangkulan saling tolong menolong. Kita ada fitur zakat fitrah yang akan dikonversi ke beras kerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Kita tingkatkan lagi kepedulian, kita lihat sekeliling kita," ucap Alfatih.

Sementara itu, Ketua Umum Organisasi Aksi Solidaritas era Kabinet Indonesia Maju, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya yang terdiri dari istri para menteri, juga bergotong royong untuk memberikan bantuan sosial ke daerah terpecil. Erni menyebut pihaknya senantiasa melibatkan pasukan dari TNI-Polri agar bantuan sosial sampai ke tangan masyarakat.

"Tentunya dalam masa pandemi ini kami bergotong-royong mengadakan juga bantuan-bantuan sosial. kami bersinergi dengan TNI Polri yang untuk mendistribusikan bantuan- bantuan selama ini ke daerah-daerah," jelas Erni dalam kesempatan yang sama.

Istri Menpan RB Tjahjo Kumolo ini mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah untuk tidak mudik di masa pandemi ini. Hal inilah, kata Erni, yang harus betul-betul dipahami masyarakat.

"Kami selalu mengimbau protokol kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak, hindari berkumpul, jangan mudik dulu. Karena tentu saja yang kita inginkan masyarakat tahu betul apa arti anjuran protokol kesehatan, pentingnya," ujar dia.

(elz/elz)