Round-Up

Berawal dari Pesta, Wanita Muda Prank Kena Corona Jadi Tersangka

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 09:42 WIB
Anisa Rahma (20) dan rekannya diamankan polisi setelah nge-prank kejang-kenag terkena virus Corona (dok. Istimewa).
Anisa Rahma (20) dan rekannya diamankan polisi setelah nge-prank kejang-kejang terkena virus Corona. (dok. Istimewa)

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga turut buka suara terkait insiden prank virus Corona yang dilakukan Anisa. IDI menyayangkan adanya prank-prank yang dilakukan di luar batas oleh sebagian orang di tengah pandemi Corona.

Humas IDI dr Halik Malik mengatakan masyarakat mesti bijak menyikapi kondisi pandemi Corona. Ia meminta tokoh masyarakat dan influencer terlibat mengedukasi masyarakat agar protokol kesehatan pemerintah bisa dijalankan.

"Kita perlu selalu kompak dan sinergis dalam mengambil langkah-langkah atau memberikan imbauan atau informasi di masyarakat, terutama kepada mereka yang mempunyai otoritas atau mempunyai pengaruh luas para tokoh masyarakat, kemudian mereka yang tergolong influencer," kata Halik ketika dihubungi, Senin (11/5/2020).

Ia meminta perangkat lingkungan seperti RT/RW turut mengawasi warganya yang berupaya melakukan prank-prank yang melewati batas. Jika video-video prank tersebut sudah tersebar luas di media sosial, Halik minta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bertindak tegas.

"Tentu dinas komunikasi dan informasi dan Kemkominfo bisa memonitor dan melakukan upaya sistematis untuk menekan informasi laju informasi atau bernuansa hoax atau misinformasi tersebut," tuturnya.

Halaman

(maa/lir)