Round-Up

Menunggu Polisi Investigasi Kebakaran Kapal Tanker di Belawan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 07:55 WIB
Kapal tanker MT JAG LEELA terbakar di Pelabuhan Belawan Medan, Sumatera Utara, Senin (11/5/2020). Penyebab terbakarnya kapal tanker MT JAG LEELA yang sedang dalam perawatan atau docking di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard tersebut belum diketahui dan masih diselidiki. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/wsj.
Kebakaran kapal tanker di Belawan (Foto: ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)
Medan -

Kebakaran kapal tanker di area Pelabuhan Belawan, Medan, menyebabkan tujuh orang tewas. Penyebab pasti kebakaran saat ini belum diketahui karena masih menunggu investigasi polisi.

Kapal tanker MT JAG LEELA itu terbakar saat sedang menjalani perawatan atau docking di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, Medan. Kebakaran itu disebut terjadi sejak sekitar pukul 08.30 WIB, Senin (11/5).

Hingga Selasa (12/5/2020) malam, polisi belum bisa masuk ke kapal untuk melakukan investigasi karena kondisi kapal yang masih panas. Penyelidikan rencananya dilakukan setelah kondisi memungkinkan.

"Tim Labfor cabang Medan belum bisa masuk ke lokasi karena kondisi kapal yang belum memungkinkan, masih panas di dalam. Sehingga kita tim yang akan memeriksa penyebab kebakaran belum bisa masuk hingga hari ini," kata Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin.

"Mudah-mudahan dalam waktu 24 jam kondisi kapal sudah mendingin, maka tim kita bisa masuk," sambungnya.

Untuk sementara, kata Martuani, kebakaran itu diduga sebagai kecelakaan kerja. Namun, katanya, polisi bakal melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya dari kebakaran.

"Untuk sementara Polda Sumatera Utara menetapkan ini adalah kecelakaan kerja. Namun untuk meneliti asal usul api, tim labfor cabang Medan akan membuktikannya," ujar Martuani.

Dia menyebut tim Labfor bakal mengecek ada-tidaknya kaitan kebakaran dengan masalah keselamatan kerja. Martuani juga mengatakan tim dari kepolisian bakal menyisir lokasi kebakaran untuk mengecek ada-tidaknya korban lain dalam kebakaran ini.

"Nah, itu nanti akan dilakukan pembuktian oleh tim Labfor asal api dari mana dan bagaimana keselamatan kerja," ucapnya.

Dia menyebut ada 12 orang saksi yang sudah diperiksa terkait kebakaran kapal tanker tersebut. Polisi juga berharap pihak perusahaan bekerja sama untuk menuntaskan penyelidikan penyebab kebakaran.

"Sejauh ini Polres Belawan telah memeriksa 12 orang dan kita berharap semua dari pihak perusahaan juga bekerja sama dengan kita supaya bisa kita ungkap apa yang sebenarnya terjadi menimpa kapal tanker yang terbakar ini," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2