Round-up

Ratusan WNI Ditangkapi karena Tinggal Ilegal di Malaysia

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 07:40 WIB
Migrants from Central America are seen after crossing the Rio Bravo to illegally enter El Paso, Texas, as seen from Ciudad Juarez, Mexico March 6, 2019. Picture taken March 6, 2019. REUTERS/Jose Luis Gonzalez     TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi imigran gelap (Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
Jakarta -

Otoritas imigrasi Malaysia melakukan penggerebekan di area-area yang di bawah lockdown akibat pandemi virus corona (COVID-19). Alhasil, ditemukan 1.368 imigran yang tinggal secara ilegal, sebanyak 421 di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Seluruh imigran itu kemudian diamankan otoritas imigrasi Malaysia. Sebagaimana dilansir dari media lokal Malaysia, The Star, Rabu (13/5/2020), penggerebekan itu dilakukan Senin (11/5) waktu setempat, di sekitar kawasan Pasar Grosir Kuala Lumpur. Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia, Khairul Dzaimee Daud, menyebut pihaknya memeriksa dokumen milik 7.551 warga negara asing dalam operasi itu.

"Operasi dimulai pukul 06.30 waktu setempat dan dilakukan di semua area yang ada di bawah perintah pengendalian pergerakan (MCO) yang ditingkatkan di wilayah tersebut," sebut Khairul. MCO merupakan nama resmi untuk lockdown di Malaysia.

Otoritas Malaysia mengungkap dari total 1.368, sebanyak 261 orang merupakan wanita dan ada juga anak-anak yang berjumlah 98 orang. Sebagian besar imigran ilegal itu diketahui berasal dari Myanmar yang jumlahnya mencapai 790 orang.

"Seluruh warga negara asing diperiksa dan para imigran ilegal yang ditangkap telah dikonfirmasi negatif COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan," terang Khairul dalam pernyataannya.

Seluruh imigran ilegal itu kemudian diamankan karena melanggar keimigrasian dengan berbagai masalah. Di antaranya, tidak adanya dokumen identifikasi, overstay, bahkan ada yang memiliki dokumen palsu.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2