Round-Up

Usulan Uang Tunai Demi Cegah Ricuh Bansos Sembako di DKI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 04:03 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menutup tempat wisata selama 2 pekan ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya adalah Monas.
Foto: Ilustasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Di tengah ricuh pembagian bantuan sosial (bansos) sembako antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta muncul usul baru agar ada jalan tengah. Usul tersebut adalah memberikan uang tunai kepada warga. Hal ini agar kisruh pemerintah pusat dan Pemprov DKI soal bansos berakhir dan masyarakat tak bingung.

"Kita butuh persatuan dalam mengatasi agar wabah ini segera berakhir dan masyarakat tidak bingung. Soal bansos ini sebenarnya bisa ditekan permasalahannya jika dilakukan penyaluran tunai bukan lewat barang," kata Ketua KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Diana turut menyoroti permasalahan data penerima bansos bisa salah satunya pemberian bantuan dalam bentuk sembako. Ia menilai jika bantuan diberikan dalam bentuk tunai akan jauh lebih efektif dari sisi data penerima dan manfaat yang didapatkan oleh penerima bantuan. Ia berujar bantuan sembako atau nontunai akan memakan waktu dari proses penyiapan hingga proses pengiriman ke alamat yang sesuai.

"Kemarin ada berita terlambat gara-gara menunggu ketersediaan wadah. Hambatan-hambatan teknis akan banyak bermunculan jika pemberian bantuan nontunai. Sementara masyarakat sudah sangat membutuhkan," ungkapnya.

Dari sisi persediaan barang, ujar Diana, akan terjadi kekurangan stok terutama sembako karena permintaannya tiba-tiba melonjak. Diana menyebut pemberian bantuan tunai jauh lebih bisa menaikkan daya beli dan langsung menggerakkan ekonomi masyarakat secara riil.

"Masyarakat bisa membelanjakan kepada warung atau toko sekitar sehingga ekonomi rakyat berjalan. Kemudian mereka bisa membeli bahan makanan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan jumlahnya bisa lebih banyak karena didapatkan dengan harga yang lebih murah," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3