Bantai Warga di Kali Waci Maluku Utara, 2 Pelaku Dihukum Mati

Andi Saputra - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 11:40 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Foto: Palu hakim. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Tinggi (PT) Maluku Utara memperberat hukuman 2 pelaku pembantaian warga di Kali Waci dari penjara seumur hidup menjadi hukuman mati. Dua terdakwa yang dihukum mati adalah Habel Lilinger (59) dan Hago Baikole (57). Mereka bersama 9 orang lainnya membantai Habibu Salaton, Karim Abdurrahman dan Yusuf secara biadab hingga tewas mengenaskan.

Kasus bermula saat Habel dkk berburu hewan dan mencari kayu gaharu di dalam Hutan Waci. Mereka berangkat dari Dusun Tukur-tukur, Desa Dodaga, Maba Selatan Halmahera pada 25 Maret 2019. Dalam berburu itu, mereka melengkapi diri dengan parang, tombak, panah, puluhan anak panah.

Untuk masuk ke dalam hutan, mereka menggunakan sampan kecil (ketinting) selama satu hari penuh menyusuri anak sungai di kawasan Hutan Waci. Ketika senja datang mereka membuat rumah peristirahatan (bungasili) di sekitar sungai.

Di saat bersamaan mereka mendengar rombongan Habibu dkk juga berburu di lokasi yang sama. Habel memerintahkan kawan-kawannya untuk mencari Habibu dan membunuhnya. Pangkalnya, terjadi dendam kesumat antardua kelompok itu karena buntut pertikaian yang berkelanjutan.

Pada 29 Maret 2019, Habel melakukan penutupan anak sungai dengan kayu-kayu agar ketinting Habibu tidak bisa lewat. Di saat itu, Habel dkk akan menyergap dan membunuh Habibu dkk.

Saat senja datang, ketinting Habibu lewat. Sejurus kemudian, Habel dkk langsung menyerang sampan yang dinaiki Habibu dkk dengan melempar batu-batuan. Habibu kaget bukan kepalang. Sampan tenggelam karena dihujani bebatuan.

Setelah itu, Habel dkk menghujani Habibu dkk dengan anak panah. Banjir darah pun membasahi Kali Waci. Tanpa belas kasihan, Habel dkk menyerbu Habibu dkk dan membacok badan Habibu dkk dengan parang. Bahkan leher dan muka Habel dkk digorok. Akibatnya, Habibu, Karim dan Yusuf tewas mengenaskan.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2