Round-Up

Aksi Dermawan Polisi Tebus Jenazah Korban Kecelakaan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 03:00 WIB
Polisi yang Tebus Korban Kecelakaan di Sumut
Foto: Polisi yang menebus jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Sumut (dok. istimewa)

"Setelah itu, dia kembali ke rumah sakit. Ternyata sudah ada keluarganya. Jadi keluarganya yang bawa pulang untuk dikuburkan," jelas Saleh.

Heri menceritakan saat dirinya menebus jenazah korban kecelakaan lalu lintas di rumah sakit. Heri menebus jenazah dibantu sang istri.

"Biaya rumah sakit, termasuk ambulans dan petinya, itu sekitar Rp 6.500.000. Uang saya saat itu hanya Rp 5.000.000, jadi saya pulang dulu. Saya ceritakan sama istri dan istri ikut bantu. Sisanya saya transfer ke pihak rumah sakit," ujar Heri kepada wartawan, Sabtu (9/5/2020).

Heri mengaku membantu menebus jasad korban karena kasihan. Dia melihat keluarga korban kesusahan untuk menebus korban dari rumah sakit.

"Awalnya kan saya cari keluarganya. Dapat, mereka ternyata di Siborong-borong, Taput (Tapanuli Utara). Tapi, setelah dihubungi, tidak datang juga. Saya hubungi teman polisi yang ada di daerah Taput, dia menjelaskan keluarganya dalam keadaan susah," cerita Heri.

"Ongkos ke rumah sakit yang di Sidikalang, Dairi, juga mungkin tidak ada. Jadi saya suruh saja datang. Sampai di rumah sakit, mereka cerita tidak punya uang. Jadi di situ saya minta anggota mengambil uang ke ATM dan membayarnya," sambung dia.

Halaman

(rfs/rfs)